04 April 2023

Leasing adalah: Jenis, Manfaat, Dan Cara Kerja Leasing


Leasing adalah salah satu kegiatan pembiayaan barang modal atau aset untuk perusahaan atau perorangan. Biasanya leasing ini dimanfaatkan sebagai penyokong untuk modal bisnis. Selain untuk modal usaha, leasing juga bisa dipakai sebagai metode pembayaran.

Apa yang dimaksud dengan leasing

Leasing adalah model pembiayaan yang bisa diakses semua pihak yang membutuhkan. Baik perusahaan dan perorangan memiliki hak yang sama. Umumnya kegiatan ini memiliki kurun waktu tertentu dan dibayar dengan cara dicicil.
Kamu sebagai debitur akan diberikan kemudahan karena tidak perlu menyiapkan uang dalam jumlah yang besar dalam satu waktu. Besaran dari pembayaran ditentukan oleh harga barang serta jangka waktu atau lamanya angsuran.

Saat ini sudah sangat banyak perusahaan leasing di Indonesia. Setiap perusahaan memiliki penawarannya masing-masing. Perusahaan leasing di Indonesia antara lain: PT BCA Finance, PT Federal Internasional Finance (FIF), PT Oto Multi Artha, PT Wahana Ottomira Multiartha, dan lain-lain.

Baca juga : Cara Mengecek Pajak STNK Motor dengan Mudah dan Cepat

Jenis leasing

  1. Sales type leasing
    Jenis leasing yang satu ini sering kamu temukan pada perusahaan yang bergerak di bidang industri. Perusahaan tersebut akan menjual produk yang mereka buat. Umumnya, ada dua jenis pendapatan yang diakui. Pertama, pendapatan yang berasal dari hasil penjualan barang. Kedua, pendapatan dari bunga perbelanjaan dalam kurun waktu tertentu.
  2. Operating lease
    Dalam operating lease, perusahaan pihak lessor akan membeli barang dan disewakan kepada nasabah selama waktu yang disepakati. Kamu sebagai nasabah hanya perlu membayar biaya rental saja. Sedangkan perusahaan akan membayar harga dan biaya lain-lain. 
  3. Capital lease
    Perusahaan leasing ini bergerak di bawah lembaga keuangan. Nasabah yang sedang membutuhkan kebebasan modal atau barang dengan spesifikasi tertentu akan dilayani oleh perusahaan.
  4. Cross border lease
    Seperti namanya, jenis leasing ini bergerak melewati batas geografi negara. Baik pihak lessor dan lesse tidak berada dalam satu negara yang sama. Umumnya jenis leasing ini akan terjadi ketika ada transaksi dengan nominal yang sangat besar, misalnya pembelian pesawat Boeing atau Airbus.
  5. Leverage leasing
    Leverage leasing adalah jenis leasing yang melibatkan pihak ketiga. Penyedia leasing akan bekerjasama dengan pihak ketiga. Sehingga pada saat pembayaran nanti, nasabah akan berurusan lebih dari satu pihak.

Fungsi dan Manfaat Leasing

Patut diketahui fungsi leasing tak jauh berbeda dengan fungsi bank. Leasing akan memberikan pembiayaan kepada produk skala menengah. Namun, biasanya ada sedikit perbedaan antara leasing dengan bank. Bank biasanya memberikan pembiayaan berupa uang.


Di lain pihak, leasing akan memberi pinjaman berbentuk barang yang mana cara pembayarannya bisa diangsur. Contoh leasing yang paling erat dengan kamu adalah leasing motor. Apabila tidak menggunakan leasing, kamu harus menyiapkan uang tunai banyak dalam satu waktu. Hal ini tentu memberatkan bagi sebagian orang yang tidak bisa mengeluarkan uang besar pada waktu yang singkat.

Oleh sebab itu, leasing hadir untuk memberikan peluang kepada orang-orang yang ingin memiliki motor. Meskipun orang tersebut belum mampu membeli secara tunai sepenuhnya. Biasanya dalam proses leasing motor, kamu hanya perlu mengeluarkan uang muka di awal. Besaran uang muka umumnya berbeda. Nah, kekurangan dari uang muka tersebut akan diangsur selama kurun waktu yang disepakati dan ditentukan.

Baca juga : Cara Blokir STNK Online Dan Besaran Biaya

Cara kerja leasing

Perusahaan leasing umumnya menjadi angin segar bagi masyarakat ketika ingin membeli sesuatu tanpa harus mengeluarkan biaya besar di awal. Namun, patut diketahui bahwa tidak sembarang orang bisa mendapatkan pembiayaan dari leasing.

Perusahaan akan melakukan observasi dan survey kepada calon nasabah. Karena perusahaan harus memastikan bahwa nasabah sanggup melunasi angsurannya. Oleh sebab itu, saat mengajukan pembiayaan ke leasing kamu wajib melampirkan informasi pekerjaan, gaji, dan aset.

Perusahaan leasing akan memberikan penawaran jangka waktu cicilan dan juga skema pembayarannya. Perusahaan akan menerima keuntungan dari bunga yang kamu bayar setiap bulannya.

Demikian ulasan singkat mengenai leasing adalah: jenis, manfaat, dan cara kerja leasing. Pastikan kamu memilih perusahaan leasing yang terdaftar di OJK, ya! Agar kamu tidak terjerat oleh bunga dan sistem pembayaran yang merepotkan.

Baca juga : Cara Cek Tilang Elektronik / ETLE Beserta Besaran Dendanya Dengan Mudah Dan Cepat




Berita Lainnya


...
08 April 2026
Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

...
08 April 2026
Spesial Promo April MAXI Series

Spesial Promo April MAXI Series, DP Ringan

...
08 April 2026
Standar Baru Keamanan Berkendara: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Jadi Pilihan Matic 155cc Paling Aman

Sebelum membeli motor untuk perjalanan jauh, hampir semua orang menanyakan hal yang sama: seberapa aman motor ini kalau harus mengerem mendadak di jalan basah?

Pertanyaan itu wajar. Jalan di Indonesia tidak bisa ditebak. Aspal kota yang licin setelah hujan, turunan panjang di jalur pegunungan, atau lalu lintas yang tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tenaga mesin bukan yang paling menentukan. Yang paling penting adalah apakah motor Anda bisa menjaga Anda tetap aman.

Yamaha NMAX Turbo dirancang dengan pertanyaan itu sebagai titik berangkat.

 

Tiga Sistem yang Bekerja Bersama, Bukan Sendiri-Sendiri

Yang membedakan NMAX Turbo  dari motor matic 155 lain bukan sekadar daftar fitur keamanannya, melainkan bagaimana fitur-fitur itu bekerja bersama sebagai satu ekosistem yang terintegrasi. Dual Channel ABS, Traction Control System (TCS), dan Y-Shift tidak berdiri sendiri-sendiri. Ketiganya saling melengkapi untuk melindungi pengendara di berbagai situasi perjalanan.

 

Dual Channel ABS: Lebih Penting dari yang Disadari

Dual Channel ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini mendeteksi potensi roda berhenti berputar, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar motor tetap terkendali.

Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian: mengapa Dual Channel jauh lebih relevan dibanding Single Channel untuk kondisi berkendara sehari-hari di Indonesia?

Saat berboncengan, distribusi beban motor berubah cukup signifikan. Beban tambahan di belakang membuat roda belakang lebih rentan kehilangan traksi ketika pengereman dilakukan mendadak. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, yang biasanya roda depan. Dalam situasi berboncengan, itu saja terasa kurang cukup.

Dual Channel ABS melindungi kedua roda sekaligus, menyesuaikan respons pengereman dengan distribusi beban yang sebenarnya terjadi saat itu. Bagi pengendara yang sering membonceng pasangan atau anggota keluarga, perbedaan ini punya konsekuensi yang nyata di jalan.

 

Traction Control System: Keamanan di Momen yang Paling Tidak Terduga

Kalau ABS bekerja saat pengereman, TCS bekerja saat akselerasi, tepatnya di momen ketika roda belakang berpotensi kehilangan cengkeraman ke permukaan jalan.

Momen seperti ini lebih sering terjadi dari yang disadari. Beberapa situasi paling umum di Indonesia:

  1. Start dari tanjakan setelah hujan. Permukaan basah, motor penuh penumpang, akselerasi dari nol. Kombinasi yang paling mudah membuat roda belakang selip. TCS mendeteksi kehilangan traksi dalam milidetik dan menyesuaikan tenaga yang disalurkan sebelum selip sempat terjadi.
  2. Melewati marka jalan atau rel kereta yang basah. Permukaan logam basah punya daya cengkeram yang jauh lebih rendah dari aspal. Pengendara sering tidak sempat menyadari perubahan permukaan ini. TCS memberikan lapisan perlindungan tepat di momen transisi seperti itu
  3. Akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Kombinasi permukaan tak rata dan akselerasi adalah kondisi yang paling sering memicu roda belakang kehilangan traksi. TCS memastikan tenaga yang tersalur tidak melampaui kemampuan ban untuk mencengkeram jalan.

Semua itu terjadi secara otomatis, tanpa pengendara perlu melakukan apa-apa.

 

Y-Shift: Kendali Ada di Tangan Pengendara

Y-Shift dikenal sebagai fitur yang menghadirkan tiga level akselerasi tambahan: Low, Medium, dan High. Tapi ada dimensi lain dari Y-Shift yang tidak kalah penting dari sisi keamanan: kemampuannya memberi pengendara kontrol aktif atas karakter motor di situasi yang membutuhkan perlambatan secara progresif.

Bayangkan menuruni tanjakan panjang di jalur pegunungan, dan Anda perlu menjaga kecepatan tetap stabil tanpa terus-menerus menekan rem. Mengandalkan rem terlalu lama di turunan panjang berisiko membuat sistem pengereman overheat. Dengan mengaktifkan Y-Shift, pengendara mendapat respons deselerasi alami dari mesin yang membantu memperlambat motor secara halus. Mengurangi ketergantungan pada rem dan menjaga temperaturnya tetap dalam batas aman.

Y-Shift bukan pengganti rem. Ini adalah instrumen tambahan yang menempatkan kendali lebih besar di tangan pengendara, karena pengendara yang aktif mengontrol motornya cenderung lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan yang datang tiba-tiba.

 

Aman, Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Sistem keamanan yang baik adalah yang bekerja tanpa mengganggu pengalaman berkendara normal. Pada NMAX Turbo, ABS dan TCS dirancang bekerja secara otomatis. Pengendara tidak akan merasakannya kecuali dalam situasi yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Di kondisi jalan normal, motor terasa seperti motor matic premium pada umumnya: responsif, ringan, dan menyenangkan dikendarai. Perbedaannya baru terasa ketika kondisi berubah. Hujan turun tiba-tiba, Ketika ada material licin di tikungan, atau kendaraan di depan berhenti mendadak.

Di sinilah semua fitur keamanan NMAX Turbo menunjukkan fungsi yang sesungguhnya. Bukan saat kondisi ideal, tapi justru saat kondisi tidak ideal.

 

 

Yamaha NMAX Turbo tampak samping dengan highlight sistem Dual Channel ABS, TCS, dan Y-Shift sebagai fitur keamanan terintegrasi

 

Baca juga artikel lainnya: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Layak Disebut Motor 155cc Paling Canggih di Indonesia?

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Dual Channel ABS lebih penting bagi pengendara yang sering berboncengan?

Saat berboncengan, distribusi tekanan ke kedua roda menjadi tidak merata. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, sedangkan Dual Channel menyesuaikan respons pengereman di kedua roda sesuai beban aktual. Memberikan stabilitas yang lebih baik saat pengereman mendadak dengan penumpang.

Kapan TCS paling terasa manfaatnya?

TCS paling relevan di situasi yang menggabungkan permukaan licin dengan akselerasi: start di tanjakan basah, melewati marka jalan atau rel kereta basah, dan akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Sistem ini bekerja otomatis tanpa intervensi pengendara.

Bagaimana Y-Shift membantu keamanan, bukan sekadar performa?

Y-Shift memberi pengendara kontrol aktif atas deselerasi motor. Di turunan panjang, ini membantu menjaga kecepatan secara progresif tanpa bergantung terlalu berat pada rem. Menjaga temperatur rem tetap aman dan memberi kendali lebih besar di kondisi yang berubah-ubah.

Apakah TCS bisa dinonaktifkan?

Bisa. Pengendara yang menginginkan kontrol penuh atas tenaga motor dapat menonaktifkan TCS sesuai kebutuhan. Fleksibel, tanpa mengorbankan fungsinya sebagai fitur keamanan standar.

Apakah NMAX Turbo motor matic 155cc dengan fitur keamanan paling lengkap?

Yamaha NMAX Turbo adalah satu-satunya motor matic 155cc di Indonesia yang menghadirkan Dual Channel ABS, Traction Control System, dan Y-Shift secara bersamaan dalam satu paket standar. Menjadikannya motor dengan fitur keamanan paling lengkap di kelasnya.

 

Keamanan Bukan Fitur Tambahan. Ini Fondasinya

Yamaha NMAX Turbo tidak menjadikan keamanan sebagai pelengkap. Dual Channel ABS yang relevan untuk kondisi berboncengan, TCS yang aktif di momen paling tidak terduga, dan Y-Shift yang menempatkan kontrol di tangan pengendara. Ketiganya adalah bagian penting dari fitur kenyamana motor ini sejak awal dirancang.

Bagi pengendara yang menggunakan motornya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membawa orang-orang yang mereka sayangi, Keamanan bukan kompromi. Dan di kelas matic 155cc, NMAX Turbo menetapkan standar baru tentang apa yang seharusnya ada dalam sebuah motor premium.

 


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group