18 November 2022

Cara Mengecek Pajak STNK Motor dengan Mudah dan Cepat


Yamaha Deta - Pajak kendaraan sendiri adalah suatu iuran yang wajib dikeluarkan bagi setiap orang dikarenakan itu merupakan suatu kepemilikan dari kendaraan yang dibeli dari Dealer, mau itu mobil ataupun motor.

Pajak kendaraan termasuk salah satu pajak objektif yang perlu kamu bayar tanpa melihat penghasilan yang dimiliki setiap bulannya. Pajak kendaraan juga termasuk jenis pajak yang akan dikelola dari satu provinsi di mana lokasi kendaraan itu dikeluarkan.

Walaupun pajak kendaraan termasuk iuran yang wajib, tapi masih banyak orang yang masih dengan sengaja maupun tidak sengaja lalai saat sedang akan pembayaran pajak kendaraan tersebut.

Maka dari itu, agar dapat mempermudah itu semua, sebagai alternatifnya adalah pengguna kendaraan dapat dengan mudah mengecek ataupun membayar pajak secara online.

Nah, lantas bagaimana cara liat bayar pajak stnk, mengecek, sampai membayar melalui online? Yuk baca ulasannya dibawah,

Baca juga : Mudah Dilakukan! Ini Cara Mengurus SIM Hilang, Lengkap dengan Syarat dan Biayanya

Cara Cek Pajak Kendaraan dengan Website E-Samsat

  1. Bukalah website https://e-Samsat.id
  2. Kemudian langsung isi formulir yang telah muncul dalam halaman tersebut (biasanya akan berisi plat, nomor, seri, nomor dari rangka sampai provinsi dari letak kendaraan tersebut)
  3. Langsung tekan Cek Sekarang
  4. Nantinya akan muncul beberapa info serta berapa besaran nominal yang perlu kamu bayar. 

Selain menggunakan website e-samsat, kamu juga dapat dengan mudah mencari cara mengecek pajak stnk motor dengan memakai aplikasi SMS Gateway yang dimiliki dari samsat.

Tetapi untuk sekarang ini, cek pajak menggunakan SMS Gateway hanya dapat dipergunakan bagi kendaraan kode plat D, E, D, T, F, dan Z.

Cara cek pajak kendaraan melalui SMS Gateway

Untuk cara mengeceknya adalah,

  1. Anda bisa langsung mengirim pesan menggunakan format info(spasi)kode plat dari kendaraan atau nomor polisi atau kode seri plat kendaraan(spasi)warna dari plat kendaraan. 
  2. Kemudian langsung kirim pesan menuju nomor 0811 2119 211
  3. Tunggulah balasan SMS yang biasanya akan berisi kode bayar, info dari kendaraanmu sampai besaran nominal yang perlu dibayar
  4. Kamu bisa langsung membayar pajak dengan transfer rekening dan hanya tinggal memasukan kode bayar yang muncul tadi
  5. Jika pembayaran sudah dilakukan, kamu nantinya akan kembali mendapatkan SMS balasan yang akan berisi sebuah konfirmasi kika pajak kendaraan telah kamu bayar 
  6. Terakhir, jika kamu akan melakukan pembayaran pajak dengan transfer itu artinya adalah kamu harus tetap mendatangi kantor Samsat agar bisa langsung mendapat pengesahan serta untuk menukar struk yang didapat dengan SKKP

Setelah memahami cek pajak stnk, kamu tentunya perlu tahu cara membayarnya. Sekarang ini pembayaran bisa lho dilakukan secara online. Bagaimana caranya? Berikut ulasan untukmu

Cara bayar pajak kendaraan secara online

Biaya perpanjang daru STNK motor Yamaha setiap tahun biasanya akan dihitung sesuai dengan adanya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang akan bermacam-macam untuk setiap individu.

Selain melakukan perpanjang STNK setiap tahun, kamu sebagai pemilik kendaraan juga perlu untuk melakukan perpanjang STNK setiap lima tahun sekali agar nantinya bisa mengganti plat nomor dari kendaraan.

Terdapat beberapa biaya yang perlu kamu keluarkan saat akan membayar pajak STNK serta pajak perpanjangan maupun saat penggantian dari plat nomor atau Tanda Nomor dari Kendaraan Bermotor atau TNKB dan beberapa komponen dari pajak lain sesuai dengan prosedur yang ada. Berikut biaya berdasarkan peraturan Tahun 2016,

  1. Biaya Perpanjang STNK dari Kendaraan motor roda dua dan tiga adalah sekitar Rp 100 ribu.
  2. Pengesahan dari STNK kendaraan roda 2 dan 3 adalah sekitar Rp 25 ribu.
  3. Penerbitan TNKB dari kendaraan roda 2 dan 3 adalah sekitar Rp 60 ribu.
  4. Penerbitan BPKB baru ataupun mengganti kepemilikan kendaraan roda 2 dan 3 adalah sekitar Rp 225 ribu.

Selain itu, terdapat beberapa biaya tambahan ketika kamu akan memperpanjang STNK setiap lima tahunan, yaitu,

  1. Cek fisik dari kendaraan bermotor adalah sekitar Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu.
  2. Mengganti plat nomor yang baru adalah sekitar Rp 60 ribu sampai Rp 100 ribu.
  3. Sumbangan Wajib dari Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan atau SWDKLLJ adalah sekitar Rp 35 ribu

Setelah kamu sudah memahami berapa biaya yang perlu dibayarkan nanti, selanjutnya kamu dapat dengan mudah melakukan pembayaran melalui kantor pusat dengan langsung atau dilakukan dengan online ataupun dengan transfer, berikut cara lengkapnya,

  1. Kamu bisa langsung kunjungi website dari bappeda
  2. Kemudian isilah beberapa data dari nomor polisi kendaraan bermotor yang kamu punya
  3. Tekan tulisan daftar online yang sudah muncul dalam halaman tersebut
  4. Lalu isilah formulir yang perlu kamu isi menggunakan nomor KTP mu sebagai pemilik, kemudian nomor kendaraan serta 5 digit terakhir dari nomor rangka kendaraan
  5. Tekan tulisan proses
  6. Kemudian kamu akan dapat kode bayar dari kendaraan yang dimiliki tersebut
  7. Kamu bisa melakukan pembayaran dengan memakai transfer rekening.

Jadi begitulah beberapa cara liat bayar pajak stnk maupun cara bayar pajak stnk motor dengan mudah dan serba online. Semoga bermanfaat! Jika berencana membeli motor Yamaha, Anda tidak perlu khawatir lagi.

Temukan promo, diskon, dan booking servis di Yamaha Deta 0813-2345-4688 Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240. Yamaha Deta Dealer Motor Terbaik di Indonesia.




Berita Lainnya


...
08 April 2026
Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

...
08 April 2026
Spesial Promo April MAXI Series

Spesial Promo April MAXI Series, DP Ringan

...
08 April 2026
Standar Baru Keamanan Berkendara: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Jadi Pilihan Matic 155cc Paling Aman

Sebelum membeli motor untuk perjalanan jauh, hampir semua orang menanyakan hal yang sama: seberapa aman motor ini kalau harus mengerem mendadak di jalan basah?

Pertanyaan itu wajar. Jalan di Indonesia tidak bisa ditebak. Aspal kota yang licin setelah hujan, turunan panjang di jalur pegunungan, atau lalu lintas yang tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tenaga mesin bukan yang paling menentukan. Yang paling penting adalah apakah motor Anda bisa menjaga Anda tetap aman.

Yamaha NMAX Turbo dirancang dengan pertanyaan itu sebagai titik berangkat.

 

Tiga Sistem yang Bekerja Bersama, Bukan Sendiri-Sendiri

Yang membedakan NMAX Turbo  dari motor matic 155 lain bukan sekadar daftar fitur keamanannya, melainkan bagaimana fitur-fitur itu bekerja bersama sebagai satu ekosistem yang terintegrasi. Dual Channel ABS, Traction Control System (TCS), dan Y-Shift tidak berdiri sendiri-sendiri. Ketiganya saling melengkapi untuk melindungi pengendara di berbagai situasi perjalanan.

 

Dual Channel ABS: Lebih Penting dari yang Disadari

Dual Channel ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini mendeteksi potensi roda berhenti berputar, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar motor tetap terkendali.

Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian: mengapa Dual Channel jauh lebih relevan dibanding Single Channel untuk kondisi berkendara sehari-hari di Indonesia?

Saat berboncengan, distribusi beban motor berubah cukup signifikan. Beban tambahan di belakang membuat roda belakang lebih rentan kehilangan traksi ketika pengereman dilakukan mendadak. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, yang biasanya roda depan. Dalam situasi berboncengan, itu saja terasa kurang cukup.

Dual Channel ABS melindungi kedua roda sekaligus, menyesuaikan respons pengereman dengan distribusi beban yang sebenarnya terjadi saat itu. Bagi pengendara yang sering membonceng pasangan atau anggota keluarga, perbedaan ini punya konsekuensi yang nyata di jalan.

 

Traction Control System: Keamanan di Momen yang Paling Tidak Terduga

Kalau ABS bekerja saat pengereman, TCS bekerja saat akselerasi, tepatnya di momen ketika roda belakang berpotensi kehilangan cengkeraman ke permukaan jalan.

Momen seperti ini lebih sering terjadi dari yang disadari. Beberapa situasi paling umum di Indonesia:

  1. Start dari tanjakan setelah hujan. Permukaan basah, motor penuh penumpang, akselerasi dari nol. Kombinasi yang paling mudah membuat roda belakang selip. TCS mendeteksi kehilangan traksi dalam milidetik dan menyesuaikan tenaga yang disalurkan sebelum selip sempat terjadi.
  2. Melewati marka jalan atau rel kereta yang basah. Permukaan logam basah punya daya cengkeram yang jauh lebih rendah dari aspal. Pengendara sering tidak sempat menyadari perubahan permukaan ini. TCS memberikan lapisan perlindungan tepat di momen transisi seperti itu
  3. Akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Kombinasi permukaan tak rata dan akselerasi adalah kondisi yang paling sering memicu roda belakang kehilangan traksi. TCS memastikan tenaga yang tersalur tidak melampaui kemampuan ban untuk mencengkeram jalan.

Semua itu terjadi secara otomatis, tanpa pengendara perlu melakukan apa-apa.

 

Y-Shift: Kendali Ada di Tangan Pengendara

Y-Shift dikenal sebagai fitur yang menghadirkan tiga level akselerasi tambahan: Low, Medium, dan High. Tapi ada dimensi lain dari Y-Shift yang tidak kalah penting dari sisi keamanan: kemampuannya memberi pengendara kontrol aktif atas karakter motor di situasi yang membutuhkan perlambatan secara progresif.

Bayangkan menuruni tanjakan panjang di jalur pegunungan, dan Anda perlu menjaga kecepatan tetap stabil tanpa terus-menerus menekan rem. Mengandalkan rem terlalu lama di turunan panjang berisiko membuat sistem pengereman overheat. Dengan mengaktifkan Y-Shift, pengendara mendapat respons deselerasi alami dari mesin yang membantu memperlambat motor secara halus. Mengurangi ketergantungan pada rem dan menjaga temperaturnya tetap dalam batas aman.

Y-Shift bukan pengganti rem. Ini adalah instrumen tambahan yang menempatkan kendali lebih besar di tangan pengendara, karena pengendara yang aktif mengontrol motornya cenderung lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan yang datang tiba-tiba.

 

Aman, Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Sistem keamanan yang baik adalah yang bekerja tanpa mengganggu pengalaman berkendara normal. Pada NMAX Turbo, ABS dan TCS dirancang bekerja secara otomatis. Pengendara tidak akan merasakannya kecuali dalam situasi yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Di kondisi jalan normal, motor terasa seperti motor matic premium pada umumnya: responsif, ringan, dan menyenangkan dikendarai. Perbedaannya baru terasa ketika kondisi berubah. Hujan turun tiba-tiba, Ketika ada material licin di tikungan, atau kendaraan di depan berhenti mendadak.

Di sinilah semua fitur keamanan NMAX Turbo menunjukkan fungsi yang sesungguhnya. Bukan saat kondisi ideal, tapi justru saat kondisi tidak ideal.

 

 

Yamaha NMAX Turbo tampak samping dengan highlight sistem Dual Channel ABS, TCS, dan Y-Shift sebagai fitur keamanan terintegrasi

 

Baca juga artikel lainnya: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Layak Disebut Motor 155cc Paling Canggih di Indonesia?

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Dual Channel ABS lebih penting bagi pengendara yang sering berboncengan?

Saat berboncengan, distribusi tekanan ke kedua roda menjadi tidak merata. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, sedangkan Dual Channel menyesuaikan respons pengereman di kedua roda sesuai beban aktual. Memberikan stabilitas yang lebih baik saat pengereman mendadak dengan penumpang.

Kapan TCS paling terasa manfaatnya?

TCS paling relevan di situasi yang menggabungkan permukaan licin dengan akselerasi: start di tanjakan basah, melewati marka jalan atau rel kereta basah, dan akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Sistem ini bekerja otomatis tanpa intervensi pengendara.

Bagaimana Y-Shift membantu keamanan, bukan sekadar performa?

Y-Shift memberi pengendara kontrol aktif atas deselerasi motor. Di turunan panjang, ini membantu menjaga kecepatan secara progresif tanpa bergantung terlalu berat pada rem. Menjaga temperatur rem tetap aman dan memberi kendali lebih besar di kondisi yang berubah-ubah.

Apakah TCS bisa dinonaktifkan?

Bisa. Pengendara yang menginginkan kontrol penuh atas tenaga motor dapat menonaktifkan TCS sesuai kebutuhan. Fleksibel, tanpa mengorbankan fungsinya sebagai fitur keamanan standar.

Apakah NMAX Turbo motor matic 155cc dengan fitur keamanan paling lengkap?

Yamaha NMAX Turbo adalah satu-satunya motor matic 155cc di Indonesia yang menghadirkan Dual Channel ABS, Traction Control System, dan Y-Shift secara bersamaan dalam satu paket standar. Menjadikannya motor dengan fitur keamanan paling lengkap di kelasnya.

 

Keamanan Bukan Fitur Tambahan. Ini Fondasinya

Yamaha NMAX Turbo tidak menjadikan keamanan sebagai pelengkap. Dual Channel ABS yang relevan untuk kondisi berboncengan, TCS yang aktif di momen paling tidak terduga, dan Y-Shift yang menempatkan kontrol di tangan pengendara. Ketiganya adalah bagian penting dari fitur kenyamana motor ini sejak awal dirancang.

Bagi pengendara yang menggunakan motornya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membawa orang-orang yang mereka sayangi, Keamanan bukan kompromi. Dan di kelas matic 155cc, NMAX Turbo menetapkan standar baru tentang apa yang seharusnya ada dalam sebuah motor premium.

 


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group