Setingan motor yang tepat tidak hanya membuat motor menjadi nyaman dikendarai, akan tetapi juga lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar. Akan tetapi ada pula pengguna yang secara khusus mengubah setingan motor agar memiliki tenaga lebih besar atau laju yang lebih kencang. Salah satu cara yang kini terbilang umum dilakukan pada motor dengan tipe injeksi adalah melakukan remap ecu motor yang dimiliki.
Baca juga : Daftar Motor Yamaha Cocok Pakai Pertalite, Pertamax, dan Turbo
Kendaraan berupa motor yang sudah menggunakan sistem injeksi bahan bakar memiliki komponen berupa Engine Control Unit atau ECU. Unit komponen ini berfungsi spesifik berupa mengatur penggunaan bahan bakar pada sistem injeksi. ECU secara khusus bertugas seperti CDI, tetapi dengan sistem elektronik yang lebih kompleks karena menangani campuran udara, bukaan bensin hingga mode riding pada sebuah motor.
Praktek remap ECU adalah melakukan melakukan pengaturan kembali pada sistem kontrol mesin yang mengatur penanganan pembakaran tersebut. Praktik ini umumnya dilakukan untuk mengembalikan setingan ECU ke kondisi awal, akan tetapi kini juga sering dilakukan dengan tujuan yang lain.
Remap ECU ini dilakukan untuk melakukan kalibrasi ulang komponen tersebut untuk mendapatkan performa ideal sebuah motor. Praktik ini sebenarnya lebih umum dilakukan pada motor yang sudah memakai piggyback atau ECU aftermarket. Akan tetapi kini muncul tren untuk melakukan remap ECU motor standar.
Secara umum, fungsi remap ecu motor adalah meningkatkan kinerja dan efisiensi konsumsi bahan bakar pada motor tersebut. Terkadang, setingan ECU pada sebuah motor juga dibatasi oleh pihak pabrik motor yang bersangkutan. Melakukan remap atau flash pada ECU dapat menghasilkan efek performa yang lebih baik karena setingan dimaksimalkan melebihi setingan pabrik.
Setingan pabrik sering kali tidak dibuat maksimal karena beberapa alasan seperti pertimbangan emisi gas buang, aturan standar motor di jalan raya hingga pertimbangan keamanan ketika motor tersebut digunakan.
Situasi tersebut sangat umum terjadi pada motor dengan kapasitas silinder 150cc ke atas. Kendaraan dengan kapasitas tersebut umumnya tidak akan diseting agar menghasilkan tenaga maksimal sesuai spesifikasi teknis mesin melalui ECU yang digunakan. Karena alasan itulah ada pemilik motor yang melakukan remap ECU dengan tujuan mendapatkan performa maksimal dari motor yang dimiliki. Penjelasan ini dapat menjawab pertanyaan apa itu remap ecu motor dan apa tujuan praktik tersebut dilakukan.
Remap ECU motor memiliki beberapa manfaat yang bisa diperoleh, salah satu yang paling mendasar adalah memperoleh performa maksimal sebuah motor. Ketika setingan ECU dimaksimalkan sesuai potensi motor, maka tenaga yang dihasilkan akan lebih besar dan kecepatan yang bisa dicapai juga akan lebih tinggi.
Manfaat remap ECU motor yang paling umum dirasakan adalah akselerasi motor yang meningkat. Kondisi tersebut bisa diperoleh karena torsi motor juga meningkat setelah pengaturan konsumsi bahan bakar diatur ulang dengan tujuan memaksimalkan tenaga yang dihasilkan.
Pada sisi yang lain, praktik remap ECU motor juga memiliki risiko yang harus siap untuk dihadapi. Salah bahaya remap ecu motor yang harus dihadapi adalah kerusakan file pada ECU sehingga tidak dapat dibaca.
Proses flash atau remap yang terlalu sering karena ingin mengubah – ubah setingan juga berisiko membuat komponen ECU lebih cepat rusak. Risiko kerusakan juga lebih mungkin terjadi ketika proses remap ini tidak dilakukan oleh ahli dan menggunakan alat yang sesuai dengan ECU motor yang bersangkutan.
Risiko remap ECU motor yang lain adalah konsumsi bahan bakar yang lebih boros. Hal ini disebabkan setingan pabrik umumnya dibuat untuk memaksimalkan efisiensi konsumsi bahan bakar, bukan untuk memaksimalkan tenaga yang dihasilkan oleh mesin.
Hal lain yang wajib disadari oleh pemilik atau pengguna motor ketika melakukan remap ECU dengan tujuan memaksimalkan tenaga adalah kecepatan yang melebihi setingan pabrik. Artinya ada risiko kecelakaan yang lebih tinggi ketika motor dipacu dengan kecepatan yang lebih tinggi.
Itulah beberapa hal penting tentang remap ecu motor; mulai dari pengertian, manfaat hingga risiko yang harus dihadapi ketika melakukan praktik tersebut. Hal ini dapat dijadikan pertimbangan pemilik motor ketika akan melakukan remap ECU pada motor yang dimiliki.
Baca juga : Daftar Motor Yamaha Cocok Pakai Pertalite, Pertamax, dan Turbo
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240