07 December 2022

6 Perbedaan Yamaha Fazzio Neo dan Lux, Banyak yang Tak Tahu


Kehadiran seri Fazzio persembahan Yamaha tak dipungkiri bikin banyak orang jatuh cinta, apalagi kalau kamu suka konsep neo classic. Ada dua tipe yang dikeluarkan, yakni Fazzio Lux dan Neo. Lalu, apa yang membuat keduanya berbeda? Kira-kira mana yang cocok sama bujet dan kepribadianmu?

Makanya dalam artikel ini, kami bakal membahas perbedaan Fazzio Lux dan Neo. Kedua skuter tersebut memang sama-sama berada di line yang sama, yakni Classy Yamaha, tetapi ada sejumlah detail yang barangkali bakal mempengaruhi keputusanmu buat membelinya. 
Baik Fazio Neo maupun Lux sama-sama dirancang dalam desain stylish dan memakai mesin teranyar bernama Blue Core Hybrid. Akan tetapi, masih ada beda Fazzio Lux dan Neo berikut ini yang sebaiknya kamu pelajari baik-baik!

Baca juga : 6 Fungsi Coolant Motor dan Kapan Waktu Tepat untuk Menggantinya

  1. Warna skuter
    Perbedaan Fazzio Lux dan Neo yang bakal cepat kamu kenali adalah warnanya. Seri Fazzio Lux mempunyai warna doff yang mencakup Prestige Silver (silver doff dengan tulisan hitam) dan Matte Black (hitam doff dengan tulisan perak). Sementara Fazzio Neo lebih beragam: Neo Cyan (biru pastel beraksen oranye, Neo Beige (krem beraksen hijau pastel), dan Neo Red (merah beraksen abu-abu). Bukan tanpa alasan warna pada Fazzio Lux dan Neo berbeda, Fazzio Lux ditujukan buat kamu yang suka tampil elegan, sedangkan Fazzio Neo dikhususkan buat kamu yang suka konsep colorful.
  2. Ketersediaan aksesori
    Beda Fazzio Lux dan Neo terlihat juga dari aksesori yang disediakan. Fazzio Lux dilengkapi headlamp buat menunjang penampilan. Berbeda dari Fazzia Neo yang kosong dan mempunyai warna hitam. Namun, keduanya mempunyai tanda panah merah yang berada di bagian kiri atas (Fazzio Neo) dan kanan (Fazzio Lux). Selain itu, Fazzio Neo dilengkapi ornamen hitam, berbeda dengan Fazzio Lux yang menggunakan warna chrome yang meningkatkan kesan elegan.
  3. Warna jok penumpang
    Menengok ke bagian penumpang, kamu bakal mendapati perbedaan Fazzio Lux dan Neo pada jok. Di balik desain eksteriornya yang colorful, Fazzio Neo mempunyai jok yang cenderung simpel dengan warna hitam. Lain dengan Fazzio Lux yang mempunyai jok berwarna cokelat yang mengoptimalkan tampilannya yang stylish.
    Namun sampai saat ini, Yamaha belum mengonfirmasi jenis bahan jok yang digunakan pada Fazzio Lux dan Neo. Kendati begitu, bisa dipastikan bahannya nyaman buat kamu duduki.
  4. Livery sepeda motor
    Beda Fazzio Lux dan Neo bisa kamu lihat juga pada livery-nya yang kontras. Fazzio Lux memiliki tulisan Fazzio yang ditempatkan di bagian bawah bagasi depan. Lebih simpel untuk menjaga kesan minimalis nan elegan yang Yamaha usung untuk skuter tersebut. Sementara Fazzio Neo justru mempunyai opsi livery yang lebih bervariasi.Terlihat dari simbol seri yang berada di bagian belakang Fazzio Neo, diikuti tulisan Fazzio dengan akses warna berbeda. Cocok buat kamu yang suka tampil mencolok.
  5. Sasaran target pasar
    Bukan cuma dari segi penampilan, perbedaan Fazzio Lux dan Neo terletak juga dari sasaran target pasar. Seperti yang disinggung, permainan warna yang lebih hidup pada Fazzio Neo dikhususkan untuk konsumen yang dinamis. Berbeda dengan Fazzio Lux yang lebih dicondongkan kepada target audiensi yang bekerja di tempat-tempat berkelas dan menyukai kepraktisan. Dari segi preferensi jenis kelamin, Fazzio Lux dan Neo bisa digunakan perempuan dan laki-laki. Tinggal disesuaikan saja dengan seleramu!
  6. Harga sepeda motor
    Sampai juga kita di poin yang paling dipertimbangkan konsumen: harga! Beda Fazzio dan Neo dari segi harga mempunyai selisih yang tak terlalu jauh, tak sampai Rp1 jutaan. Untuk Fazzio Neo, harga yang dibanderol dimulai dari Rp21 jutaan, sementara untuk Fazzio Lux dipatok dari harga Rp22 jutaan. Cukup tipis, bukan, selisih harganya?

Namun, harga untuk Fazzio Lux dan Neo di atas bisa berbeda di setiap daerah. Jadi, kamu perlu mengeceknya sebelum membeli.
Sudah menentukan skuter mana yang pengin kamu beli? Semoga informasi seputar perbedaan Fazzio Lux dan Neo dari kami semakin memantapkanmu membeli kendaraan yang bisa menunjang kegiatan pribadi maupun bisnis!

Baca juga : 6 Fungsi Coolant Motor dan Kapan Waktu Tepat untuk Menggantinya




Berita Lainnya


...
08 April 2026
Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

...
08 April 2026
Spesial Promo April MAXI Series

Spesial Promo April MAXI Series, DP Ringan

...
08 April 2026
Standar Baru Keamanan Berkendara: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Jadi Pilihan Matic 155cc Paling Aman

Sebelum membeli motor untuk perjalanan jauh, hampir semua orang menanyakan hal yang sama: seberapa aman motor ini kalau harus mengerem mendadak di jalan basah?

Pertanyaan itu wajar. Jalan di Indonesia tidak bisa ditebak. Aspal kota yang licin setelah hujan, turunan panjang di jalur pegunungan, atau lalu lintas yang tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tenaga mesin bukan yang paling menentukan. Yang paling penting adalah apakah motor Anda bisa menjaga Anda tetap aman.

Yamaha NMAX Turbo dirancang dengan pertanyaan itu sebagai titik berangkat.

 

Tiga Sistem yang Bekerja Bersama, Bukan Sendiri-Sendiri

Yang membedakan NMAX Turbo  dari motor matic 155 lain bukan sekadar daftar fitur keamanannya, melainkan bagaimana fitur-fitur itu bekerja bersama sebagai satu ekosistem yang terintegrasi. Dual Channel ABS, Traction Control System (TCS), dan Y-Shift tidak berdiri sendiri-sendiri. Ketiganya saling melengkapi untuk melindungi pengendara di berbagai situasi perjalanan.

 

Dual Channel ABS: Lebih Penting dari yang Disadari

Dual Channel ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini mendeteksi potensi roda berhenti berputar, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar motor tetap terkendali.

Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian: mengapa Dual Channel jauh lebih relevan dibanding Single Channel untuk kondisi berkendara sehari-hari di Indonesia?

Saat berboncengan, distribusi beban motor berubah cukup signifikan. Beban tambahan di belakang membuat roda belakang lebih rentan kehilangan traksi ketika pengereman dilakukan mendadak. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, yang biasanya roda depan. Dalam situasi berboncengan, itu saja terasa kurang cukup.

Dual Channel ABS melindungi kedua roda sekaligus, menyesuaikan respons pengereman dengan distribusi beban yang sebenarnya terjadi saat itu. Bagi pengendara yang sering membonceng pasangan atau anggota keluarga, perbedaan ini punya konsekuensi yang nyata di jalan.

 

Traction Control System: Keamanan di Momen yang Paling Tidak Terduga

Kalau ABS bekerja saat pengereman, TCS bekerja saat akselerasi, tepatnya di momen ketika roda belakang berpotensi kehilangan cengkeraman ke permukaan jalan.

Momen seperti ini lebih sering terjadi dari yang disadari. Beberapa situasi paling umum di Indonesia:

  1. Start dari tanjakan setelah hujan. Permukaan basah, motor penuh penumpang, akselerasi dari nol. Kombinasi yang paling mudah membuat roda belakang selip. TCS mendeteksi kehilangan traksi dalam milidetik dan menyesuaikan tenaga yang disalurkan sebelum selip sempat terjadi.
  2. Melewati marka jalan atau rel kereta yang basah. Permukaan logam basah punya daya cengkeram yang jauh lebih rendah dari aspal. Pengendara sering tidak sempat menyadari perubahan permukaan ini. TCS memberikan lapisan perlindungan tepat di momen transisi seperti itu
  3. Akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Kombinasi permukaan tak rata dan akselerasi adalah kondisi yang paling sering memicu roda belakang kehilangan traksi. TCS memastikan tenaga yang tersalur tidak melampaui kemampuan ban untuk mencengkeram jalan.

Semua itu terjadi secara otomatis, tanpa pengendara perlu melakukan apa-apa.

 

Y-Shift: Kendali Ada di Tangan Pengendara

Y-Shift dikenal sebagai fitur yang menghadirkan tiga level akselerasi tambahan: Low, Medium, dan High. Tapi ada dimensi lain dari Y-Shift yang tidak kalah penting dari sisi keamanan: kemampuannya memberi pengendara kontrol aktif atas karakter motor di situasi yang membutuhkan perlambatan secara progresif.

Bayangkan menuruni tanjakan panjang di jalur pegunungan, dan Anda perlu menjaga kecepatan tetap stabil tanpa terus-menerus menekan rem. Mengandalkan rem terlalu lama di turunan panjang berisiko membuat sistem pengereman overheat. Dengan mengaktifkan Y-Shift, pengendara mendapat respons deselerasi alami dari mesin yang membantu memperlambat motor secara halus. Mengurangi ketergantungan pada rem dan menjaga temperaturnya tetap dalam batas aman.

Y-Shift bukan pengganti rem. Ini adalah instrumen tambahan yang menempatkan kendali lebih besar di tangan pengendara, karena pengendara yang aktif mengontrol motornya cenderung lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan yang datang tiba-tiba.

 

Aman, Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Sistem keamanan yang baik adalah yang bekerja tanpa mengganggu pengalaman berkendara normal. Pada NMAX Turbo, ABS dan TCS dirancang bekerja secara otomatis. Pengendara tidak akan merasakannya kecuali dalam situasi yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Di kondisi jalan normal, motor terasa seperti motor matic premium pada umumnya: responsif, ringan, dan menyenangkan dikendarai. Perbedaannya baru terasa ketika kondisi berubah. Hujan turun tiba-tiba, Ketika ada material licin di tikungan, atau kendaraan di depan berhenti mendadak.

Di sinilah semua fitur keamanan NMAX Turbo menunjukkan fungsi yang sesungguhnya. Bukan saat kondisi ideal, tapi justru saat kondisi tidak ideal.

 

 

Yamaha NMAX Turbo tampak samping dengan highlight sistem Dual Channel ABS, TCS, dan Y-Shift sebagai fitur keamanan terintegrasi

 

Baca juga artikel lainnya: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Layak Disebut Motor 155cc Paling Canggih di Indonesia?

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Dual Channel ABS lebih penting bagi pengendara yang sering berboncengan?

Saat berboncengan, distribusi tekanan ke kedua roda menjadi tidak merata. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, sedangkan Dual Channel menyesuaikan respons pengereman di kedua roda sesuai beban aktual. Memberikan stabilitas yang lebih baik saat pengereman mendadak dengan penumpang.

Kapan TCS paling terasa manfaatnya?

TCS paling relevan di situasi yang menggabungkan permukaan licin dengan akselerasi: start di tanjakan basah, melewati marka jalan atau rel kereta basah, dan akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Sistem ini bekerja otomatis tanpa intervensi pengendara.

Bagaimana Y-Shift membantu keamanan, bukan sekadar performa?

Y-Shift memberi pengendara kontrol aktif atas deselerasi motor. Di turunan panjang, ini membantu menjaga kecepatan secara progresif tanpa bergantung terlalu berat pada rem. Menjaga temperatur rem tetap aman dan memberi kendali lebih besar di kondisi yang berubah-ubah.

Apakah TCS bisa dinonaktifkan?

Bisa. Pengendara yang menginginkan kontrol penuh atas tenaga motor dapat menonaktifkan TCS sesuai kebutuhan. Fleksibel, tanpa mengorbankan fungsinya sebagai fitur keamanan standar.

Apakah NMAX Turbo motor matic 155cc dengan fitur keamanan paling lengkap?

Yamaha NMAX Turbo adalah satu-satunya motor matic 155cc di Indonesia yang menghadirkan Dual Channel ABS, Traction Control System, dan Y-Shift secara bersamaan dalam satu paket standar. Menjadikannya motor dengan fitur keamanan paling lengkap di kelasnya.

 

Keamanan Bukan Fitur Tambahan. Ini Fondasinya

Yamaha NMAX Turbo tidak menjadikan keamanan sebagai pelengkap. Dual Channel ABS yang relevan untuk kondisi berboncengan, TCS yang aktif di momen paling tidak terduga, dan Y-Shift yang menempatkan kontrol di tangan pengendara. Ketiganya adalah bagian penting dari fitur kenyamana motor ini sejak awal dirancang.

Bagi pengendara yang menggunakan motornya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membawa orang-orang yang mereka sayangi, Keamanan bukan kompromi. Dan di kelas matic 155cc, NMAX Turbo menetapkan standar baru tentang apa yang seharusnya ada dalam sebuah motor premium.

 


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group