05 December 2022

6 Fungsi Coolant Motor dan Kapan Waktu Tepat untuk Menggantinya


Kalau kamu perhatikan, kebanyakan sepeda motor keluaran terbaru sudah menggunakan air radiator buat menjaga performa mesin. Tanpa radiator, kendaraanmu akan cepat mengalami overheating dan membuat komponen-komponen di dalamnya rusak parah.
Untuk itu, kamu harus tahu seperti apa fungsi radiator atau coolant pada sepeda motor untuk memaksimalkan pemakaiannya. Begitu pula waktu terbaik untuk menggantinya supaya sepeda motor tak gampang rusak. Dalam artikel ini, kami akan membahas fungsi-fungsi radiator coolant di motor berdasarkan komponen sampai mengenali tanda buat menggantinya.

Baca juga : Cara Mengatasi Tangan Belang karena Naik Motor

Fungsi coolant sepeda motor sesuai komponen

Setidaknya ada enam komponen pada radiator dengan masing-masing fungsi mencakup:

  1. Tutup radiator
    Komponen ini berfungsi buat menaikkan titik didih pada air radiator. Caranya dengan menahan ekspansi cairan atau saat air sedang panas buat memilihkan suhu mesin. Fungsi lainnya dari tutup radiator adalah memastikan cairan pendingin tetap penuh meski mesin sedang panas atau dingin. Jadi, resiko overheating bisa kamu tekan.
  2. Upper tank
    Berikutnya ada upper tank yang berada di bagian teratas radiator dengan bentuk memanjang dan memiliki lubang-lubang kecil. Fungsi komponen ini adalah menampung air coolant motor. Posisinya di bagian atas pun memungkinkan cairan agar tak mudah tumpah. Upper tank juga punya fungsi menampung air panas yang dikeluarkan mesin untuk dipindahkan ke bagian berikutnya.
  3. Core radiator
    Berikutnya ada core radiator yang sering disebut sebagai sarang radiator. Inti radiator ini berada di bagian tengah komponen dan berfungsi menyalurkan panas yang berasal dari air bersuhu tinggi pada mesin ke udara luar. Alhasil, suhu panas tak bakal mengendap dan mencegah overheating. Fungsi lain dari core radiator adalah memecah volume air supaya coolant motor lebih maksimal.
  4. Lower tank
    Berada di bagian bawah radiator, lower tank sebenarnya punya fungsi yang tak jauh berbeda dari upper tank. Sebut saja tempat menampung air panas dari mesin yang sudah melewati pendinginan di core radiator. Posisinya pun menjadikan lower tank sebagai tempat transit air coolant motor yang hendak memasuki blok mesin.
  5. Sirip radiator
    Sirip radiator memiliki komponen berbentuk plat yang berada di tengah core radiator. Fungsinya sangat penting, yakni mempercepat pelepasan udara dari core radiator menuju udara luar. Dengan begitu, radiator coolant motor bakal terjaga performanya. Faktor ini pula yang membuat proses pendinginan mesin lebih cepat dibandingkan kalau hanya mengandalkan core radiator.
  6. Drain plus
    Satu lagi komponen radiator yang tak boleh kamu lewatkan fungsinya: drain plus! Komponen ini berada di posisi terbawah pada lower tank. Makanya, fungsinya dalam coolant motor cukup penting, yakni untuk menguras cairan pendingin yang berada di radiator. Kalau tak ada drain plus, cairan pasti bakal mengendap dan merusak komponen-komponen lain pada sepeda motormu.

Waktu terbaik mengganti coolant pada sepeda motor

Photo : Youtube Rey Sugar

Setelah mempelajari poin-poin di atas, kamu barangkali bertanya-tanya kapan sebaiknya ganti coolant motor? Syukurnya ada banyak ahli yang siap membantumu menentukan waktu terbaik buat melakukan pemeliharaan tersebut.
Vincentius Yosafat Francsiscus selaku produsen coolant Vitesse mengatakan, banyak pemilik sepeda motor yang baru mengganti air coolant beberapa tahun setelah pemakaian pertama. Hal ini ternyata membahayakan dan perlu segera diubah kalau kamu tak mau mesin motor cepat rusak.
Berdasarkan riset mereka, Vincent menambahkan, penggunaan coolant amannya sekitar 6 sampai 12 bulan, bukan sampai tahunan. Apalagi untuk kamu yang mengendarai sepeda motor untuk kegiatan sehari-hari, penggantiannya harus dilakukan sebelum menyentuh satu tahun. Kalau terus dibiarkan tanpa perawatan, performa radiator coolant di motor akan cepat menurun.
Overheating adalah salah satu tanda umum kalau kamu harus segera ganti coolant motor. Ketika suhunya mendadak panas, mesin berarti bekerja di atas kapasitas. Bayangkan secapek apa mesin sepeda motormu saat terus digenjot tanpa pengecekan berkala. Biaya perbaikan komponen rusak ke dealer juga lebih besar dibandingkan pemeliharaan rutinnya.
Bagaimana, masih malas mengganti air radiator pada sepeda motor? Kami harap setelah membaca informasi ini, kamu tak lagi mengabaikannya!

Baca juga : Cara Mengatasi Tangan Belang karena Naik Motor




Berita Lainnya


...
25 March 2025
Aldi Satya Mahendra Siap Hadapi Tantangan World Supersport di Sirkuit Portimão

Pembalap Indonesia Aldi Satya Mahendra bertekad raih hasil terbaik di ajang bergengsi dunia World Supersport 2025 yang akan digelar di Sirkuit Portimao.

...
25 March 2025
Arai Agaska Siap Berjaya di Debut Internasional R3 BLU CRU World Cup 2025

Pembalap muda Indonesia Arai Agaska bersiap hadapi tantangan global R3 BLU CRU World Cup 2025 di Sirkuit Portimao.

...
22 March 2025
Yamaha Siapkan 128 Layanan Darurat Selama Mudik Lebaran 2025: Bengkel Jaga, Mini Pos, & Promo Spesial

Yamaha hadirkan 121 Bengkel Jaga, 5 Mini Pos, dan 2 Pos Jaga untuk mudik Lebaran 2025. Diskon spare part, fasilitas darurat, dan fitur eksklusif di aplikasi My Yamaha Motor!


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group