04 March 2022

Review Yamaha Mio S, Spesifikasi dan Harga


Yamaha Deta - Yamaha Mio S merupakan salah satu lini dari Mio Series milik Yamaha yang menyasar pengguna wanita dan remaja sebagai motor pertama mereka. Design feminim dan varian warna pastel yang disematkan Yamaha pada motor ini menambah daya tarik kaum hawa yang mengingatkan motor yang compact namun tetap stylish.

Yamaha Mio S sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017 silam dan merupakan pengembahan dari Yamaha Mio yang telah melegenda di kalangan pencinta skuter matic Yamaha, dan pihak Yamaha mengklaim bahwa 70 persen pengguna motor ini adalah kalangan wanita dan remaja. Selain designnya yang simple dan stylish, yang menjadi daya tarik Mio S adalah ukurannya yang compact dan lincah untuk jalanan perkotaan yang padat. 

Dalam artikel ini, kami akan mengulas spesifikasi dan harga Yamaha Mio S, untuk mengetahui performa dan fitur yang ditawarkan oleh motor matic Yamaha ini. Oleh karena itu, simak ulasan lengkap kami di bawah ini.

Spesifikasi Yamaha Mio S

Mesin

TIPE MESIN Air cooled, 4-stroke, SOHC
SUSUNAN SILINDER Single cylinder
DIAMETER X LANGKAH 52,4 x 57,9 mm
PERBANDINGAN KOMPRESI 9,5 : 1
VOLUME SILINDER 125cc
DAYA MAKSIMUM 7.0kW/8000rpm
TORSI MAKSIMUM 9.6N.m/5500rpm
SISTEM STARTER Electric & Kick Starter
SISTEM PELUMASAN Wet sump
KAPASITAS OLI MESIN Total = 0.84 L ; Berkala = 0.80 L
SISTEM BAHAN BAKAR Fuel Injection
TIPE KOPLING Dry, Centrifugal Automatic
TIPE TRANSMISI V-belt automatic
 

Dimensi

P X L X T (Length x Width x Height) 1870 X 685 X 1060 (mm)
JARAK SUMBU RODA 1260mm
JARAK TERENDAH KE TANAH 135mm
TINGGI TEMPAT DUDUK 750 mm
BERAT ISI 94 Kg
KAPASITAS TANGKI BENSIN 4,2 L
 

Rangka

TIPE RANGKA Underbone
SUSPENSI DEPAN Teleskopic
SUSPENSI BELAKANG Unit swing
BAN DEPAN 80/80-14M/C 43P -Tubeless
BAN BELAKANG 100/70-14M/C 51P - Tubeless
REM DEPAN Hydraulic Single Disc brake
REM BELAKANG Drum brake
 

Kelistrikan

SISTEM PENGAPIAN TCI
TIPE BATTERY YTZ4V
TIPE BUSI CR6HSA

Review Yamaha Mio S

 

Design

Spesifikasi Yamaha Mio S
Spesifikasi Yamaha Mio S

Simple, Stylish dan Compact merupakan kesan pertama yang didapat ketika pertama kali melihat tampilan Yamaha Mio S. Memiliki dimensi panjang 1870 mm, lebar 686 mm dan tinggi 1060 mm dengan ketinggian tempat duduk 750 mm, melihat dimensi motor ini diketahui bahwa motor ini nyaman untuk digunakan mereka yang memiliki tinggi badan sekitar 160 cm. Dari sisi tampilan, seperti yang kami jelaskan di awal artikel ini.

Yamaha memberikan design yang simple dan feminim, tidak ada lekukan tegas nan tajam seperti yang kamu lihat pada design Yamaha Mio Soul GT, Mio M3 dan Mio Z yang memiliki tampilan yang lebih maskulin. Dari sisi depan, Yamaha Mio S memiliki design headlamp yang cukup besar dan menjadi satu dengan lampu sein.

Jika dilihat dari sisi depan, design penerangan utama motor ini memiliki design menyerupai huruf M, akronim dari Mio Series.

Yang menarik dari lampu Mio S, selain sudah menggunakan teknologi LED yang memberikan kualitas penerangan optimal. Insinyur Yamaha juga menempatkan lampu hazard untuk fitur keselamatan dalam situasi darurat, umumnya fitur ini terdapat moge.

Handle bar motor ini dibuat proporsional dan juga ruang kaki yang cukup luas memberikan keleluasaan bagi pengendara ketika berkendara ataupun meletakkan barang bawaan yang ringkas pada bagian depan motor ini.

Yamaha mengklaim bahwa floorboard dan jok motor ini mendapat respon positif khususnya bagi pengendara wanita dan remaja selama masa perkenalan di beberapa kota. Selanjutnya bagian tengah hingga belakang motor ini tidak banyak detail yang dapat kami ulas, yang menjadi catatan positif kami adalah Yamaha memberikan opsi pewarnaan yang eye-catching untuk menarik minat kaum hawa terhadap motor ini.

Performa mesin

Mesin Yamaha Mio S
Mesin Yamaha Mio S 125

Yamaha Mio S menggunakan mesin yang identik dengan Yamah Mio M3. Mengusung mesin 4-tak berkapasitas 125 cc, dengan konfigurasi Single Over Head Camshaft (SOHC) yang memiliki rasio kompresi 9,5 : 1.

Selain itu, mesin motor ini memiliki diameter x langkah masing-masing 52,4 mm x 57,9 m. Dengan konfigurasi mesin tersebut, Yamaha Mio S dapat menghasilkan daya maksimum 7,0 kW pada 8.000 rpm dan torsi maksimum sebanyak 9,6 Nm pada 5.500 rpm yang disalurkan melalui transmisi V-Belt Automatic .

Selain itu, Yamaha juga menyematkan teknologi Blue Core pada motor matic mereka ini. Untuk kamu yang belum tahui mengenai teknologi Blue Core milik Yamaha ini, teknologi ini berfungsi untuk memaksimalkan proses pembakaran bahan bakar motor agar menghasilkan tenaga yang secara optimal, sehingga konsumsi bahan bakar dapat ditekan hingga 50 persen daripada mesin yang menggunakan sistem bahan bakar melalui karburator.

Hal ini terbukti dalam sebuah test ride yang dilakukan di kota Surabaya mendapati hasil konsumsi satu liter bahan bakar motor ini dapat menempuh jarak hingga 70 km. Selain itu, teknologi Blue Core yamaha ini juga memastikan suhu mesin tetap terjaga dengan dukungan perangkat-perangkat yang dapat meminimalkan gesekan.

Suspensi & Kaki-Kaki

Body yang compact dan didukung mesin yang responsif untuk pengendara entry level, sisi kenyamanan Yamaha Mio S juga didukung oleh bagian sektor suspensi dan kaki-kaki. Suspensi bagian depan motor ini menggunakan tipe teleskopik, sedangkan pada bagian belakang menggunakan tipe unit swing dengan monoshock.

Sedangkan pada sektor roda, insinyur Yamaha memberikan ban tubeless dengan tapak lebar yakni ukuran 80/80-14M/C 43P pada bagian depan dan ukuran 100/70-14M/C 51P yang terpasang apik pada velg cast wheel. Baik suspensi maupun roda ban motor ini akan memberikan kamu handling yang cukup mudah dan lincah untuk melibas jalanan perkotaan yang padat sekalipun.

Untuk keselamatan berkendara, Yamaha Mio S mengusung sistem pengereman single hydraulic disc brake pada bagian depan, sedangkan bagian belakang menggunakan sistem pengereman tromol. Keduanya akan memberikan deselerasi yang lembut.

Teknologi & Fitur Lainnya

Meski ditujukan untuk pengendara entry level ataupun wanita yang lebih mengutamakan fungsionalitas dari sebuah kendaraan, nyatanya Yamaha Mio S mengusung beragam teknologi dan fitur yang akan meningkatkan pengalaman berkendara kamu menjadi lebih menyenangkan.

Dari sektor mesin, Teknologi Blue Core Yamaha akan memastikan kamu konsumsi bahan bakar yang optimal, namun tetap memberikan akselerasi dan performa mesin yang responsif. Kemudian ECO Riding Indicator yang terdapat pada motor ini akan memberikan kamu notifikasi pada panel meter mengenai cara berkendara yang hemat konsumsi bahan bakar. Kedua teknologi ini akan menghemat konsumsi bahan bakar hingga 50 persen daripada mesin yang menggunakan karburator.

Untuk sektor keamanan, fitur Smart Lock yang terdapat pada tuas rem belakang motor ini akan memberikan kamu bantuan ketika berhenti di tanjakan atau turunan tanpa harus selalu menekan tuas rem. Selanjutnya fitur Side Stand Switch pada Yamaha Mio S akan memastikan keselamatan kamu dengan tidak menghidupkan mesin motor jika standart samping masih belum dinaikan. Penting sekali bagi kamu yang sering menaikan standart samping ketika berkendara.

Terakhir, kunci motor ini telah dilengkapi dengan fitur Answer Back yang memungkinkan kamu menemukan motor di area parkiran yang ramai dengan mudah, dengan menekan tombol pada anak kunci akan mengaktifkan alarm dan lampu indikator pada motor kamu.

Harga Yamaha Mio S 125

Yamaha Mio S tersedia dalam lima varian warna yang feminim, yakni Magnificent Cyan, Mysterious Red, Mighty Black, Marvelous Blue dan Mesmerize Pink. Sedangkan harga Yamaha Mio S dibanderol Rp 16.915.000 yang berlaku on the road Jakarta.

 




Berita Lainnya


...
08 April 2026
Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

...
08 April 2026
Spesial Promo April MAXI Series

Spesial Promo April MAXI Series, DP Ringan

...
08 April 2026
Standar Baru Keamanan Berkendara: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Jadi Pilihan Matic 155cc Paling Aman

Sebelum membeli motor untuk perjalanan jauh, hampir semua orang menanyakan hal yang sama: seberapa aman motor ini kalau harus mengerem mendadak di jalan basah?

Pertanyaan itu wajar. Jalan di Indonesia tidak bisa ditebak. Aspal kota yang licin setelah hujan, turunan panjang di jalur pegunungan, atau lalu lintas yang tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tenaga mesin bukan yang paling menentukan. Yang paling penting adalah apakah motor Anda bisa menjaga Anda tetap aman.

Yamaha NMAX Turbo dirancang dengan pertanyaan itu sebagai titik berangkat.

 

Tiga Sistem yang Bekerja Bersama, Bukan Sendiri-Sendiri

Yang membedakan NMAX Turbo  dari motor matic 155 lain bukan sekadar daftar fitur keamanannya, melainkan bagaimana fitur-fitur itu bekerja bersama sebagai satu ekosistem yang terintegrasi. Dual Channel ABS, Traction Control System (TCS), dan Y-Shift tidak berdiri sendiri-sendiri. Ketiganya saling melengkapi untuk melindungi pengendara di berbagai situasi perjalanan.

 

Dual Channel ABS: Lebih Penting dari yang Disadari

Dual Channel ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini mendeteksi potensi roda berhenti berputar, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar motor tetap terkendali.

Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian: mengapa Dual Channel jauh lebih relevan dibanding Single Channel untuk kondisi berkendara sehari-hari di Indonesia?

Saat berboncengan, distribusi beban motor berubah cukup signifikan. Beban tambahan di belakang membuat roda belakang lebih rentan kehilangan traksi ketika pengereman dilakukan mendadak. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, yang biasanya roda depan. Dalam situasi berboncengan, itu saja terasa kurang cukup.

Dual Channel ABS melindungi kedua roda sekaligus, menyesuaikan respons pengereman dengan distribusi beban yang sebenarnya terjadi saat itu. Bagi pengendara yang sering membonceng pasangan atau anggota keluarga, perbedaan ini punya konsekuensi yang nyata di jalan.

 

Traction Control System: Keamanan di Momen yang Paling Tidak Terduga

Kalau ABS bekerja saat pengereman, TCS bekerja saat akselerasi, tepatnya di momen ketika roda belakang berpotensi kehilangan cengkeraman ke permukaan jalan.

Momen seperti ini lebih sering terjadi dari yang disadari. Beberapa situasi paling umum di Indonesia:

  1. Start dari tanjakan setelah hujan. Permukaan basah, motor penuh penumpang, akselerasi dari nol. Kombinasi yang paling mudah membuat roda belakang selip. TCS mendeteksi kehilangan traksi dalam milidetik dan menyesuaikan tenaga yang disalurkan sebelum selip sempat terjadi.
  2. Melewati marka jalan atau rel kereta yang basah. Permukaan logam basah punya daya cengkeram yang jauh lebih rendah dari aspal. Pengendara sering tidak sempat menyadari perubahan permukaan ini. TCS memberikan lapisan perlindungan tepat di momen transisi seperti itu
  3. Akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Kombinasi permukaan tak rata dan akselerasi adalah kondisi yang paling sering memicu roda belakang kehilangan traksi. TCS memastikan tenaga yang tersalur tidak melampaui kemampuan ban untuk mencengkeram jalan.

Semua itu terjadi secara otomatis, tanpa pengendara perlu melakukan apa-apa.

 

Y-Shift: Kendali Ada di Tangan Pengendara

Y-Shift dikenal sebagai fitur yang menghadirkan tiga level akselerasi tambahan: Low, Medium, dan High. Tapi ada dimensi lain dari Y-Shift yang tidak kalah penting dari sisi keamanan: kemampuannya memberi pengendara kontrol aktif atas karakter motor di situasi yang membutuhkan perlambatan secara progresif.

Bayangkan menuruni tanjakan panjang di jalur pegunungan, dan Anda perlu menjaga kecepatan tetap stabil tanpa terus-menerus menekan rem. Mengandalkan rem terlalu lama di turunan panjang berisiko membuat sistem pengereman overheat. Dengan mengaktifkan Y-Shift, pengendara mendapat respons deselerasi alami dari mesin yang membantu memperlambat motor secara halus. Mengurangi ketergantungan pada rem dan menjaga temperaturnya tetap dalam batas aman.

Y-Shift bukan pengganti rem. Ini adalah instrumen tambahan yang menempatkan kendali lebih besar di tangan pengendara, karena pengendara yang aktif mengontrol motornya cenderung lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan yang datang tiba-tiba.

 

Aman, Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Sistem keamanan yang baik adalah yang bekerja tanpa mengganggu pengalaman berkendara normal. Pada NMAX Turbo, ABS dan TCS dirancang bekerja secara otomatis. Pengendara tidak akan merasakannya kecuali dalam situasi yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Di kondisi jalan normal, motor terasa seperti motor matic premium pada umumnya: responsif, ringan, dan menyenangkan dikendarai. Perbedaannya baru terasa ketika kondisi berubah. Hujan turun tiba-tiba, Ketika ada material licin di tikungan, atau kendaraan di depan berhenti mendadak.

Di sinilah semua fitur keamanan NMAX Turbo menunjukkan fungsi yang sesungguhnya. Bukan saat kondisi ideal, tapi justru saat kondisi tidak ideal.

 

 

Yamaha NMAX Turbo tampak samping dengan highlight sistem Dual Channel ABS, TCS, dan Y-Shift sebagai fitur keamanan terintegrasi

 

Baca juga artikel lainnya: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Layak Disebut Motor 155cc Paling Canggih di Indonesia?

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Dual Channel ABS lebih penting bagi pengendara yang sering berboncengan?

Saat berboncengan, distribusi tekanan ke kedua roda menjadi tidak merata. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, sedangkan Dual Channel menyesuaikan respons pengereman di kedua roda sesuai beban aktual. Memberikan stabilitas yang lebih baik saat pengereman mendadak dengan penumpang.

Kapan TCS paling terasa manfaatnya?

TCS paling relevan di situasi yang menggabungkan permukaan licin dengan akselerasi: start di tanjakan basah, melewati marka jalan atau rel kereta basah, dan akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Sistem ini bekerja otomatis tanpa intervensi pengendara.

Bagaimana Y-Shift membantu keamanan, bukan sekadar performa?

Y-Shift memberi pengendara kontrol aktif atas deselerasi motor. Di turunan panjang, ini membantu menjaga kecepatan secara progresif tanpa bergantung terlalu berat pada rem. Menjaga temperatur rem tetap aman dan memberi kendali lebih besar di kondisi yang berubah-ubah.

Apakah TCS bisa dinonaktifkan?

Bisa. Pengendara yang menginginkan kontrol penuh atas tenaga motor dapat menonaktifkan TCS sesuai kebutuhan. Fleksibel, tanpa mengorbankan fungsinya sebagai fitur keamanan standar.

Apakah NMAX Turbo motor matic 155cc dengan fitur keamanan paling lengkap?

Yamaha NMAX Turbo adalah satu-satunya motor matic 155cc di Indonesia yang menghadirkan Dual Channel ABS, Traction Control System, dan Y-Shift secara bersamaan dalam satu paket standar. Menjadikannya motor dengan fitur keamanan paling lengkap di kelasnya.

 

Keamanan Bukan Fitur Tambahan. Ini Fondasinya

Yamaha NMAX Turbo tidak menjadikan keamanan sebagai pelengkap. Dual Channel ABS yang relevan untuk kondisi berboncengan, TCS yang aktif di momen paling tidak terduga, dan Y-Shift yang menempatkan kontrol di tangan pengendara. Ketiganya adalah bagian penting dari fitur kenyamana motor ini sejak awal dirancang.

Bagi pengendara yang menggunakan motornya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membawa orang-orang yang mereka sayangi, Keamanan bukan kompromi. Dan di kelas matic 155cc, NMAX Turbo menetapkan standar baru tentang apa yang seharusnya ada dalam sebuah motor premium.

 


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group