Kamu masih ingat dengan Yamaha Touch? Motor yang dirilis pada tahun 2000-an ini penjualannya sempat lesu di pasar Indonesia. Pasalnya, dari segi body, motor sport ini kurang menarik karena look-nya yang ramping. Bahkan, popularitas Yamaha Touch kala itu kalah dari RX-King yang dirilis pada 2001. Tak sedikit pula yang menganggap motor ini sebagai produk gagal. Sebab itulah, populasi motor Yamaha ini jarang di Indonesia.
Namun kini, Yamaha Touch justru begitu populer di kalangan kolektor motor antik. Meskipun pada tahun rilisnya tak begitu populer, tapi sekarang, motor sport ini justru jadi buruan. Memang apa sih spesialnya?
Baca juga : Yamaha DT 100, Motor Trail Lawas yang Kembali Jadi Incaran

Foto : Instagram @renaldoch90
Sebelum membahas sepesifikasinya lebih lanjut, kamu harus tahu alasan kenapa motor ini tak begitu populer. Salah satu alasan Yamaha Touch tidak begitu bagus penjualannya karena desain yang ramping. Meskipun motor ini laris manis di negaranya, Thailand, tapi orang Indonesia justru suka yang desainnya besar. Selain itu, harga awalnya yang begitu tinggi membuat motor ini kurang diminati. Pasalnya, harga Yamaha Touch 125 saat rilis lebih mahal dari harga RX-King.
Namun, seiring berjalannya waktu, motor jadul ini justru diincar banyak orang. Salah satu alasan kenapa motor ini masih populer adalah spesifikasinya yang beringas. Nah, sekarang kami akan mengajak kamu untuk mengintip lebih jauh spesifikasi Yamaha Touch yang sekarang digandrungi para kolektor. Sekeren apa sih?
Spesifikasi Yamaha Touch tak bisa dianggap remeh. Motor sport ini dibekali mesin 2-tak 125,2 cc dengan pendingin cairan. Mesinnya punya diameter x langkah (54 x 54,7 mm) dan dibekali transmisi manual 6-percepatan. Keunggulan Yamaha Touch tidak sampai di situ saja. Sebab motor ini punya tenaga 24 dk lebih. Para penggemar motor sport yang doyan berkendara dengan kecepatan tinggi pasti menggemari motor ini karena bobotnya yang ringan membuatnya lebih gesit.
Yamaha Touch ini juga dibekali tangka berkapasitas 8 liter dengan teleskopik fork pada bagian suspense depannya. Sementara suspense belakangnya menggunakan monoshock. Beralih ke sistem pengereman, motor ini menggunakan cakram hidrolik, caliper 2 piston pada bagian rem depan dan belakang.
Body motor sport ini lebih ramping dibanding jenis lainnya dengan fairing mungil. Bahkan, fairing-nya seperti Yamaha Tiara 120. Kendati demikian, dari segi performa, motor jadul ini tak bisa disepelekan.
Saat pertama kali diperkenalkan ke pasar otomotif Indonesia, Yamaha Touch dibanderol dengan harga yang tak main-main. Bahkan untuk wilayah Jakarta, harganya lebih mahal dariapda Yamaha RX-King yang keluar di tahun 2001. Tak mengherankan jika motor ini ditinggalkan peminatnya. Harga rilis dari motor sport ini mencapai angka Rp 15.8 jutaan. Lalu, bagaimana dengan sekarang?
Zaman sekarang, Yamaha Touch 125 justru naik daun. Jika dulu sepi peminat, motor sport yang body-nya didominasi warna biru ini sering menang di ajang balap, baik road race maupun drag race. Tak heran kalau motor keluaran Yamaha ini dipuja-puja penggemar motor sport.
Selain untuk balap, motor sport ini naik daun berkat dicari para kolektor motor antik. Bahkan, nggak sedikit yang mencari motor ini untuk dimodif lagi. Popularitas motor antik yang kembali naik daun ini ternyata juga mempengaruhi harga jualnya, lho. Terpantau, harga jual Yamaha Touch bekas menyentuh angka puluhan juta rupiah. Harganya naik drastis dari harga jual saat pertama kali rilis.

Foto : Instagram @renaldoch90
Yamaha Touch boleh ditinggalkan peminatnya pada tahun 2000-an. Namun kini justru digandrungi banyak orang. Popularitas motor jadul yang kembali naik daun ini bukan tanpa alasan. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah keunggulannya. Spesifikasi tinggi pada dapur pacunya telah terbukti di ajang balap. Selain itu, desainnya yang ramping terbukti berpengaruh juga pada performa motor ini.
Buat kamu yang tertarik memiliki Yamaha Touch untuk dijadikan koleksi maupun untuk dikendarai, siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya kalau harga Yamaha Touch mencapai angka puluhan juta rupiah, tepatnya Rp 50 juta hingga Rp 60 juta.
Baca juga : Yamaha DT 100, Motor Trail Lawas yang Kembali Jadi Incaran
Mengawali tahun 2026 dengan semangat baru, Yamaha Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan generasi masa kini, sekaligus menunjukkan konsistensinya dalam mendukung mobilitas anak muda yang aktif, penuh gaya, serta bebas mengekspresikan diri dan berkarya melalui sepeda motor sebagai representasi diri. Filosofi “White Canvas” yang diusung Fazzio Hybrid kini semakin terasa hidup lewat kehadiran pilihan warna-warna ekspresif yang dapat disesuaikan dengan karakter penggunanya, yang diwujudkan melalui penyegaran warna serta desain grafis terbaru pada Yamaha Fazzio Hybrid, skutik pertama berteknologi Blue Core Hybrid 125cc sebagai simbol terobosan dalam dunia skutik modern.
Mengusung konsep stylish dan berjiwa muda, Fazzio Hybrid dirancang untuk mendukung mobilitas harian anak muda, khususnya Gen Z, agar tetap praktis, efisien, serta tampil lebih ekspresif, percaya diri, dan penuh gaya dengan karakter uniknya dalam setiap aktivitas.
“Kami merancang warna dan desain grafis terbaru ini, agar Fazzio Hybrid tetap relevan dengan karakter Gen Z yang kreatif dan playful. ‘Go Crazee with Fazzio’ bukan hanya soal warna dan grafis motor, tapi tentang mengekspresikan diri, bersenang-senang, dan tampil standout di setiap perjalanan,” ujar Rifki Maulana selaku Manager Public Relations, Community & YRA.
Hadir semakin segar dengan warna baru di setiap variannya, menghadirkan total 4 pilihan warna terbaru yang dirancang agar anak muda tetap stylish, yaitu:
Yamaha Fazzio Hybrid Neo kini semakin eye catchy dengan tampilan desain grafis terbaru, dengan menghadirkan total 3 pilihan grafis terbaru, yaitu pada pilihan warna Pink Mauve, White, dan Green. Penyegaran ini memberikan dampak signifikan terhadap tampilan keseluruhan dari Yamaha Fazzio Hybrid Neo yang kini terlihat semakin fresh dan penuh karakter. Perpaduan warna grafis baru pada F-Bar yang lebih vibrant dan bernuansa pastel membuat motor tampil lebih standout, playful, serta kekinian, sekaligus memperkuat kesan youthful dan edgy.
Penyegaran ini memperkuat daya tarik visual Yamaha Fazzio Hybrid sekaligus menegaskan identitasnya sebagai skutik yang stylish dan mudah dimodifikasi, layaknya sebuah “White Canvas” yang menjadi media bagi penggunanya untuk mengekspresikan diri, serta selaras dengan karakter Gen Z yang kreatif, ekspresif, dan berani tampil berbeda.
Yamaha Fazzio Hybrid hadir dalam tiga varian dengan pilihan warna dan harga yang disesuaikan dengan kebutuhan serta gaya penggunanya. Varian Fazzio Hybrid tersedia dalam pilihan warna Blue White, Black Red, Grayceful Pink, dan Yolo Black dengan harga Rp 22.270.000. Selanjutnya, varian Fazzio Hybrid Neo ditawarkan dalam warna Go Purple, Pink Mauve, White, dan Green dengan harga Rp 24.055.000. Sementara itu, varian tertinggi yaitu Fazzio Hybrid Lux hadir dengan warna Greenish Gray dan Titan, yang dibanderol dengan harga Rp 24.745.000. Seluruh harga tersebut merupakan harga rekomendasi On The Road Jakarta.
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240