29 December 2022

Mengenal Torakusu, Pendiri Yamaha Corporation


Bagi kalangan masyarakat pecinta otomotif merek Yamaha, mungkin tidak semuanya kenal dengan sosok pendiri Yamaha Corporation itu sendiri, bukan? Apalagi seiring dengan perkembangan zaman, produk – produk Yamaha hingga sekarang mampu mempertahankan eksistensinya di pasaran otomotif hingga banyak diminati para pecintanya. Dibalik kesuksesan Yamaha, ada sosok bernama Torakusu Yamaha yang dikenal sebagai pendiri dari Yamaha Corporation. Nah, bagi kamu yang mungkin saja penasaran dengan sosok Torakusu ini, maka bisa simak informasi yang akan kami jelaskan di artikel berikut ini.

Baca juga : Ukuran Klep Semua Motor Yamaha Standar Pabrik

Torakusu Yamaha

Bagi kamu yang mungkin bertanya – tanya tentang sosok pendiri Yamaha Corporation, maka tidak perlu khawatir. Sebab di bawah ini akan kamu ketahui sosok pendiri Yamaha Corporation dari mulai profil, biografi sampai dengan sejarah terbentuknya Yamaha hingga produk – produknya disukai oleh kalangan masyarakat hingga sekarang.
•    Profil Torakusu Yamaha 
Sebagai informasi penting untuk kamu ketahui, bahwa Torakusu Yamaha dikenal sebagai orang yang pertama kali mendirikan Yamaha Corporation. Yakni salah satu perusahaan yang paling terdiversifikasi di Negeri Sakura, Jepang. Adapun mengenai profil dari sosok Torasuku sendiri bisa kamu lihat di penjelasan di bawah ini.

  • Nama : Torakusu Yamaha
  • Tempat & tanggal lahir : Provinsi Kii, Jepang, 20 April 1851
  • Meninggal : Tokyo, Jepang, 8 Agustus 1916 (usia 65 tahun)
  • Warga negara : Jepang
  • Profesi : Entrepreneur & Industrialist  
  • Terkenal sebagai : Sosok pendiri Yamaha Corporation

Biografi Torakusu Yamaha

Dikenal sebagai sosok pendiri Yamaha Corporation, Torakusu lahir pada tanggal 20 April 1951 di Provinsi Kii, Jepang. Sebelum memproduksi produk otomotif, Torakusu sendiri ternyata awalnya mendirikan perusahaan untuk menghasilkan produk alat musik organ di tahun 1887 sebagai Organ Yamaha Manufacturing Company yang berdiri tahun 1897 dengan nama Nippon Gakki Company. Semenjak saat itu, Yamaha mulai memproduksi harmonika selama Perang Dunia I dan tangan buatan phonographs pada 1920. 
Akan tetapi di tengah pertumbuhan pesat Yamaha, Torakusu justru menghembuskan nafas terakhirnya pada 8 Agustus 1916. Usai Torakusu berpulang, perusahaan Yamaha Manufacturing Company akhirnya dipimpin oleh Genichi Kawakami yang menjabat hingga tahun 1977. Dan Yamaha pun kian mengalami perkembangan di bidang industri otomotifnya.

Baca juga : Ukuran Klep Semua Motor Yamaha Standar Pabrik

Sejarah Yamaha 

Awal mula sejarah Yamaha Corporation sendiri dimulai dari pembuatan alat musik organ pada tahun 1887. Dalam hal ini, ada banyak serangkaian percobaan dan juga riset yang dilakukan. Yakni mulai dari mesin sewing, onderdil kendaraan sampai dengan sepeda motor. Adapun karena permintaan pasar dunia yang terbilang begitu besar, menjadikan Yamaha Corporation pun memutuskan untuk memilih fokus ke bidang industri otomotif. 
Berkaitan dengan hal tersebut, pihak Yamaha Corporation bahkan juga turut bersaing dengan sejumlah kompetitor bisnis industri otomotif sebut saja seperti halnya Honda dan juga Suzuki. Bahkan hingga pada tahun sekitar 1955, perusahaan Yamaha Corporation akhirnya sukses dalam membuat motor bernama YA-1. Dimana, motor yang dibuat ini hadir dengan menggunakan mesin silinder tunggal 2 tak.
Adapun sebagai bentuk perluasan usaha, pihak Yamaha akhirnya membuka operasional di berbagai negara Asia, termasuk di Indonesia. Dimana untuk Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) mulai beroperasi secara resmi pada 6 Juli 1974. Menurut informasi yang beredar, Yamaha sudah menjalankan kegiatan operasional usahanya di Indonesia terhitung pada tahun 1969. Disini, pihak Yamaha Indonesia Motor Manufacturing bukan memproduksi produk otomotif, akan tetapi hanya merakit komponen yang diimpor langsung dari Jepang dengan kapasitas 10 unit motor per hari.
Bisa kita lihat hingga sekarang ini ada banyak sekali produk – produk buatan Yamaha Corporation yang sudah hadir di industri pasaran Indonesia. Yakni seperti halnya sejumlah merek ternama Yamaha RX-King, Yamaha Crypton dan Yamaha Fiz-r yang mana dikatakan menjadi tunggangan favorit bagi masyarakat Indonesia pada masanya. Dengan melihat kesuksesan Torakusu yang menyebarkan produknya secara global ini tentu saja patut diacungi jempol. Apalagi kini produk Yamaha juga menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan masyarakat Indonesia.
Demikianlah informasi penting yang bisa kamu ketahui seputar pendiri Yamaha Corporation yakni Torakusu Yamaha dari mulai profil, biografi sampai dengan awal mula berdirinya perusahaan Yamaha Corporation hingga bisa sukses seperti sekarang ini. apalagi kini juga banyak sekali dealer yang menjual produk – produk dari Yamaha.

Baca juga : Ukuran Klep Semua Motor Yamaha Standar Pabrik




Berita Lainnya


...
08 April 2026
Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

...
08 April 2026
Spesial Promo April MAXI Series

Spesial Promo April MAXI Series, DP Ringan

...
08 April 2026
Standar Baru Keamanan Berkendara: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Jadi Pilihan Matic 155cc Paling Aman

Sebelum membeli motor untuk perjalanan jauh, hampir semua orang menanyakan hal yang sama: seberapa aman motor ini kalau harus mengerem mendadak di jalan basah?

Pertanyaan itu wajar. Jalan di Indonesia tidak bisa ditebak. Aspal kota yang licin setelah hujan, turunan panjang di jalur pegunungan, atau lalu lintas yang tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tenaga mesin bukan yang paling menentukan. Yang paling penting adalah apakah motor Anda bisa menjaga Anda tetap aman.

Yamaha NMAX Turbo dirancang dengan pertanyaan itu sebagai titik berangkat.

 

Tiga Sistem yang Bekerja Bersama, Bukan Sendiri-Sendiri

Yang membedakan NMAX Turbo  dari motor matic 155 lain bukan sekadar daftar fitur keamanannya, melainkan bagaimana fitur-fitur itu bekerja bersama sebagai satu ekosistem yang terintegrasi. Dual Channel ABS, Traction Control System (TCS), dan Y-Shift tidak berdiri sendiri-sendiri. Ketiganya saling melengkapi untuk melindungi pengendara di berbagai situasi perjalanan.

 

Dual Channel ABS: Lebih Penting dari yang Disadari

Dual Channel ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini mendeteksi potensi roda berhenti berputar, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar motor tetap terkendali.

Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian: mengapa Dual Channel jauh lebih relevan dibanding Single Channel untuk kondisi berkendara sehari-hari di Indonesia?

Saat berboncengan, distribusi beban motor berubah cukup signifikan. Beban tambahan di belakang membuat roda belakang lebih rentan kehilangan traksi ketika pengereman dilakukan mendadak. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, yang biasanya roda depan. Dalam situasi berboncengan, itu saja terasa kurang cukup.

Dual Channel ABS melindungi kedua roda sekaligus, menyesuaikan respons pengereman dengan distribusi beban yang sebenarnya terjadi saat itu. Bagi pengendara yang sering membonceng pasangan atau anggota keluarga, perbedaan ini punya konsekuensi yang nyata di jalan.

 

Traction Control System: Keamanan di Momen yang Paling Tidak Terduga

Kalau ABS bekerja saat pengereman, TCS bekerja saat akselerasi, tepatnya di momen ketika roda belakang berpotensi kehilangan cengkeraman ke permukaan jalan.

Momen seperti ini lebih sering terjadi dari yang disadari. Beberapa situasi paling umum di Indonesia:

  1. Start dari tanjakan setelah hujan. Permukaan basah, motor penuh penumpang, akselerasi dari nol. Kombinasi yang paling mudah membuat roda belakang selip. TCS mendeteksi kehilangan traksi dalam milidetik dan menyesuaikan tenaga yang disalurkan sebelum selip sempat terjadi.
  2. Melewati marka jalan atau rel kereta yang basah. Permukaan logam basah punya daya cengkeram yang jauh lebih rendah dari aspal. Pengendara sering tidak sempat menyadari perubahan permukaan ini. TCS memberikan lapisan perlindungan tepat di momen transisi seperti itu
  3. Akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Kombinasi permukaan tak rata dan akselerasi adalah kondisi yang paling sering memicu roda belakang kehilangan traksi. TCS memastikan tenaga yang tersalur tidak melampaui kemampuan ban untuk mencengkeram jalan.

Semua itu terjadi secara otomatis, tanpa pengendara perlu melakukan apa-apa.

 

Y-Shift: Kendali Ada di Tangan Pengendara

Y-Shift dikenal sebagai fitur yang menghadirkan tiga level akselerasi tambahan: Low, Medium, dan High. Tapi ada dimensi lain dari Y-Shift yang tidak kalah penting dari sisi keamanan: kemampuannya memberi pengendara kontrol aktif atas karakter motor di situasi yang membutuhkan perlambatan secara progresif.

Bayangkan menuruni tanjakan panjang di jalur pegunungan, dan Anda perlu menjaga kecepatan tetap stabil tanpa terus-menerus menekan rem. Mengandalkan rem terlalu lama di turunan panjang berisiko membuat sistem pengereman overheat. Dengan mengaktifkan Y-Shift, pengendara mendapat respons deselerasi alami dari mesin yang membantu memperlambat motor secara halus. Mengurangi ketergantungan pada rem dan menjaga temperaturnya tetap dalam batas aman.

Y-Shift bukan pengganti rem. Ini adalah instrumen tambahan yang menempatkan kendali lebih besar di tangan pengendara, karena pengendara yang aktif mengontrol motornya cenderung lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan yang datang tiba-tiba.

 

Aman, Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Sistem keamanan yang baik adalah yang bekerja tanpa mengganggu pengalaman berkendara normal. Pada NMAX Turbo, ABS dan TCS dirancang bekerja secara otomatis. Pengendara tidak akan merasakannya kecuali dalam situasi yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Di kondisi jalan normal, motor terasa seperti motor matic premium pada umumnya: responsif, ringan, dan menyenangkan dikendarai. Perbedaannya baru terasa ketika kondisi berubah. Hujan turun tiba-tiba, Ketika ada material licin di tikungan, atau kendaraan di depan berhenti mendadak.

Di sinilah semua fitur keamanan NMAX Turbo menunjukkan fungsi yang sesungguhnya. Bukan saat kondisi ideal, tapi justru saat kondisi tidak ideal.

 

 

Yamaha NMAX Turbo tampak samping dengan highlight sistem Dual Channel ABS, TCS, dan Y-Shift sebagai fitur keamanan terintegrasi

 

Baca juga artikel lainnya: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Layak Disebut Motor 155cc Paling Canggih di Indonesia?

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Dual Channel ABS lebih penting bagi pengendara yang sering berboncengan?

Saat berboncengan, distribusi tekanan ke kedua roda menjadi tidak merata. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, sedangkan Dual Channel menyesuaikan respons pengereman di kedua roda sesuai beban aktual. Memberikan stabilitas yang lebih baik saat pengereman mendadak dengan penumpang.

Kapan TCS paling terasa manfaatnya?

TCS paling relevan di situasi yang menggabungkan permukaan licin dengan akselerasi: start di tanjakan basah, melewati marka jalan atau rel kereta basah, dan akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Sistem ini bekerja otomatis tanpa intervensi pengendara.

Bagaimana Y-Shift membantu keamanan, bukan sekadar performa?

Y-Shift memberi pengendara kontrol aktif atas deselerasi motor. Di turunan panjang, ini membantu menjaga kecepatan secara progresif tanpa bergantung terlalu berat pada rem. Menjaga temperatur rem tetap aman dan memberi kendali lebih besar di kondisi yang berubah-ubah.

Apakah TCS bisa dinonaktifkan?

Bisa. Pengendara yang menginginkan kontrol penuh atas tenaga motor dapat menonaktifkan TCS sesuai kebutuhan. Fleksibel, tanpa mengorbankan fungsinya sebagai fitur keamanan standar.

Apakah NMAX Turbo motor matic 155cc dengan fitur keamanan paling lengkap?

Yamaha NMAX Turbo adalah satu-satunya motor matic 155cc di Indonesia yang menghadirkan Dual Channel ABS, Traction Control System, dan Y-Shift secara bersamaan dalam satu paket standar. Menjadikannya motor dengan fitur keamanan paling lengkap di kelasnya.

 

Keamanan Bukan Fitur Tambahan. Ini Fondasinya

Yamaha NMAX Turbo tidak menjadikan keamanan sebagai pelengkap. Dual Channel ABS yang relevan untuk kondisi berboncengan, TCS yang aktif di momen paling tidak terduga, dan Y-Shift yang menempatkan kontrol di tangan pengendara. Ketiganya adalah bagian penting dari fitur kenyamana motor ini sejak awal dirancang.

Bagi pengendara yang menggunakan motornya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membawa orang-orang yang mereka sayangi, Keamanan bukan kompromi. Dan di kelas matic 155cc, NMAX Turbo menetapkan standar baru tentang apa yang seharusnya ada dalam sebuah motor premium.

 


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group