31 August 2022

Mengenal RPM, Indikasi Motormu Butuh ke Bengkel


Apakah Anda sering menggunakan sepeda motot sebagai kendaraan operasional sehari – hari? Jika iya, maka pastikan untuk tahu mengenai apa itu RPM motor. Hal ini lantaran, RPM sendiri merupakan indikator penting untuk menunjang kinerja dari mesin kendaraan. Bahkan dengan mengetahui RPM, maka Anda juga akan paham mengenai kapan kendaraan Anda butuh service ke bengkel nantinya. Oleh karena itu, bagi Anda yang mungkin saja belum tahu mengenai RPM yang ada pada sepeda motor, maka bisa menyimak informasi lengkapnya di artikel berikut ini.

Baca juga : Cara Daftar MyPertamina untuk Membeli Pertalite Bersubsidi

Pengertian RPM pada Sepeda Motor

Bagi Anda yang mungkin belum tahu mengenai RPM, tentu akan bertanya – tanya mengenai apa yang dimaksud RPM, bukan? RPM sendiri merupakan singkatan dari revolution per minute yang mana berbentuk angka yang nantinya akan menunjukkan berapa kali putaran poros engkol atau crank shaft mesin. Biasanaya, jumlah putaran ini nantinya akan dihitung dalam hitungan satu menit.
Setelah mengerti mengenai apa arti RPM pada motor, Anda pastinya juga penasaran mengenai istilah poros engkol, bukan? Istilah poros engkol sendiri umumnya merupakan bagian dari mesin kendaraan yang mengubah vertikal horizontal dari piston menjadi gerak rotasi (putaran). Dalam proses pengubahannya sendiri, biasanya sebuah crank shaft akan membutuhkan pena engkol crankpink (sebuah bearing tambahan yang ditempatkan di ujung batang penggerak pada setiap silindernya.

Fungsi RPM Motor

Setelah Anda paham mengenai apa yang dimaksud RPM pada motor di atas, Anda tentunya penasaran mengenai apa sebenarnya fungsi dari RPM motor, bukan? Jika membahas mengenai fungsi RPM pada motor umumnya memiliki fungsi yang sama pada mobil. Yakni berfungsi sebagai penunjuk perputaran poros engkol atau crank shaft mesin dalam satu mesin. Adapun dalam pengaplikasiannya sendiri, 1 RPM mengartikan satu perputaran crank shaft. 
Terlepas dari fungsi / kegunaannya, terkadang seseorang sering kali bingung dan bertanya mengenai apa itu torsi dan RPM motor merupakan satu indikator yang sama. Hal ini jelas sangat berbeda jauh mengingat kegunaannya sendiri pada mesin kendaraan. Mengingat Anda sudah tahu mengenai pengertian RPM motor, maka kini akan dijelaskan mengenai torsi motor. Umumnya, torsi motor merupakan hasil gaya yang dikalikan dengan jarak yang berhubungan erat dengan akselerasi.

Apabila pada RPM menggunakan satuan per menit, maka untuk torsi motor sendiri biasanya menggunakan NM atau Newton meter atau Kgm. Baik RPM maupun torsi motor sendiri umumnya saling berkaitan. Sebab, pada mesin kendaraan sendiri, pembakaran umunya dilakukan untuk menghasilkan gaya. Adanya gaya inilah yang nantinya akan mendorong piston dan mendorong poros engkol ke jarak tertentu. Sehingga antara piston dan engkol nantinya akan menghasilkan gaya putar yang dinamakan RPM.

Berapa RPM Motor yang Ideal?

Sebelum mengetahui berapa angka RPM motor yang ideal, Anda tentunya penasawaran mengenai bagaimana cara mengetahui RPM, bukan? Untuk dapat mengetahui RPM sendiri, Anda bisa membacanya dengan mudah lantaran berupa petunjuk lingkaran maupun busur lingkaran. Nantinya, Anda akan menemukan angka – angka serta jarum petunjuk yang dinamakan tachometer. Di dalamnya, akan ada angka hingga 10 yang masing – masing menunjukkan angka ribuan.
Tahukah Anda, berapa RPM yang normal untuk kendaraan? Biasanya, ntuk angka RPM motor yang normal yakni akan berputar pada 800 sampai dengan 900 round dalam rentang waktu selama satu menit. Adapun angka ini sendiri umumnya merupakan angka normal RPM motor yang memang sudah disetel dari pabrik kendaraan tersebut. Sehingga, Anda perlu tahu mengenai hal penting angka RPM pada motor Anda.
Oleh karena itu, pastikan kendaraan Anda memiliki angka RPM yang berada dalam kondisi normal. Lalu, apa yang terjadi jika RPM terlalu tinggi? Sebab ketika angka RPM terlalu tinggi, maka hal ini justru akan menyebabkan kendaraan lebih boros penggunaan bahan bakar. Hal ini dikarenakan, bukaan gas dalam kondisi lebar sehingga mengakibatkan konsumsi bahan bakar juga akan semakin banyak.
Itulah pembahasan penting yang bisa Anda pahami mengenai apa itu RPM pada motor lengkap dari mulai pengertian, fungsi sampai dengan kisaran batasan angka normal RPM pada sepeda motor. Dengan memahami RPM motor ini, maka Anda bisa tahu mengenai kapan nantinya kendaraan yang Anda miliki perlu dibawa ke bengkel untuk service.

Baca juga : Cara Daftar MyPertamina untuk Membeli Pertalite Bersubsidi




Berita Lainnya


...
08 April 2026
Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

...
08 April 2026
Spesial Promo April MAXI Series

Spesial Promo April MAXI Series, DP Ringan

...
08 April 2026
Standar Baru Keamanan Berkendara: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Jadi Pilihan Matic 155cc Paling Aman

Sebelum membeli motor untuk perjalanan jauh, hampir semua orang menanyakan hal yang sama: seberapa aman motor ini kalau harus mengerem mendadak di jalan basah?

Pertanyaan itu wajar. Jalan di Indonesia tidak bisa ditebak. Aspal kota yang licin setelah hujan, turunan panjang di jalur pegunungan, atau lalu lintas yang tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tenaga mesin bukan yang paling menentukan. Yang paling penting adalah apakah motor Anda bisa menjaga Anda tetap aman.

Yamaha NMAX Turbo dirancang dengan pertanyaan itu sebagai titik berangkat.

 

Tiga Sistem yang Bekerja Bersama, Bukan Sendiri-Sendiri

Yang membedakan NMAX Turbo  dari motor matic 155 lain bukan sekadar daftar fitur keamanannya, melainkan bagaimana fitur-fitur itu bekerja bersama sebagai satu ekosistem yang terintegrasi. Dual Channel ABS, Traction Control System (TCS), dan Y-Shift tidak berdiri sendiri-sendiri. Ketiganya saling melengkapi untuk melindungi pengendara di berbagai situasi perjalanan.

 

Dual Channel ABS: Lebih Penting dari yang Disadari

Dual Channel ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini mendeteksi potensi roda berhenti berputar, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar motor tetap terkendali.

Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian: mengapa Dual Channel jauh lebih relevan dibanding Single Channel untuk kondisi berkendara sehari-hari di Indonesia?

Saat berboncengan, distribusi beban motor berubah cukup signifikan. Beban tambahan di belakang membuat roda belakang lebih rentan kehilangan traksi ketika pengereman dilakukan mendadak. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, yang biasanya roda depan. Dalam situasi berboncengan, itu saja terasa kurang cukup.

Dual Channel ABS melindungi kedua roda sekaligus, menyesuaikan respons pengereman dengan distribusi beban yang sebenarnya terjadi saat itu. Bagi pengendara yang sering membonceng pasangan atau anggota keluarga, perbedaan ini punya konsekuensi yang nyata di jalan.

 

Traction Control System: Keamanan di Momen yang Paling Tidak Terduga

Kalau ABS bekerja saat pengereman, TCS bekerja saat akselerasi, tepatnya di momen ketika roda belakang berpotensi kehilangan cengkeraman ke permukaan jalan.

Momen seperti ini lebih sering terjadi dari yang disadari. Beberapa situasi paling umum di Indonesia:

  1. Start dari tanjakan setelah hujan. Permukaan basah, motor penuh penumpang, akselerasi dari nol. Kombinasi yang paling mudah membuat roda belakang selip. TCS mendeteksi kehilangan traksi dalam milidetik dan menyesuaikan tenaga yang disalurkan sebelum selip sempat terjadi.
  2. Melewati marka jalan atau rel kereta yang basah. Permukaan logam basah punya daya cengkeram yang jauh lebih rendah dari aspal. Pengendara sering tidak sempat menyadari perubahan permukaan ini. TCS memberikan lapisan perlindungan tepat di momen transisi seperti itu
  3. Akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Kombinasi permukaan tak rata dan akselerasi adalah kondisi yang paling sering memicu roda belakang kehilangan traksi. TCS memastikan tenaga yang tersalur tidak melampaui kemampuan ban untuk mencengkeram jalan.

Semua itu terjadi secara otomatis, tanpa pengendara perlu melakukan apa-apa.

 

Y-Shift: Kendali Ada di Tangan Pengendara

Y-Shift dikenal sebagai fitur yang menghadirkan tiga level akselerasi tambahan: Low, Medium, dan High. Tapi ada dimensi lain dari Y-Shift yang tidak kalah penting dari sisi keamanan: kemampuannya memberi pengendara kontrol aktif atas karakter motor di situasi yang membutuhkan perlambatan secara progresif.

Bayangkan menuruni tanjakan panjang di jalur pegunungan, dan Anda perlu menjaga kecepatan tetap stabil tanpa terus-menerus menekan rem. Mengandalkan rem terlalu lama di turunan panjang berisiko membuat sistem pengereman overheat. Dengan mengaktifkan Y-Shift, pengendara mendapat respons deselerasi alami dari mesin yang membantu memperlambat motor secara halus. Mengurangi ketergantungan pada rem dan menjaga temperaturnya tetap dalam batas aman.

Y-Shift bukan pengganti rem. Ini adalah instrumen tambahan yang menempatkan kendali lebih besar di tangan pengendara, karena pengendara yang aktif mengontrol motornya cenderung lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan yang datang tiba-tiba.

 

Aman, Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Sistem keamanan yang baik adalah yang bekerja tanpa mengganggu pengalaman berkendara normal. Pada NMAX Turbo, ABS dan TCS dirancang bekerja secara otomatis. Pengendara tidak akan merasakannya kecuali dalam situasi yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Di kondisi jalan normal, motor terasa seperti motor matic premium pada umumnya: responsif, ringan, dan menyenangkan dikendarai. Perbedaannya baru terasa ketika kondisi berubah. Hujan turun tiba-tiba, Ketika ada material licin di tikungan, atau kendaraan di depan berhenti mendadak.

Di sinilah semua fitur keamanan NMAX Turbo menunjukkan fungsi yang sesungguhnya. Bukan saat kondisi ideal, tapi justru saat kondisi tidak ideal.

 

 

Yamaha NMAX Turbo tampak samping dengan highlight sistem Dual Channel ABS, TCS, dan Y-Shift sebagai fitur keamanan terintegrasi

 

Baca juga artikel lainnya: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Layak Disebut Motor 155cc Paling Canggih di Indonesia?

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Dual Channel ABS lebih penting bagi pengendara yang sering berboncengan?

Saat berboncengan, distribusi tekanan ke kedua roda menjadi tidak merata. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, sedangkan Dual Channel menyesuaikan respons pengereman di kedua roda sesuai beban aktual. Memberikan stabilitas yang lebih baik saat pengereman mendadak dengan penumpang.

Kapan TCS paling terasa manfaatnya?

TCS paling relevan di situasi yang menggabungkan permukaan licin dengan akselerasi: start di tanjakan basah, melewati marka jalan atau rel kereta basah, dan akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Sistem ini bekerja otomatis tanpa intervensi pengendara.

Bagaimana Y-Shift membantu keamanan, bukan sekadar performa?

Y-Shift memberi pengendara kontrol aktif atas deselerasi motor. Di turunan panjang, ini membantu menjaga kecepatan secara progresif tanpa bergantung terlalu berat pada rem. Menjaga temperatur rem tetap aman dan memberi kendali lebih besar di kondisi yang berubah-ubah.

Apakah TCS bisa dinonaktifkan?

Bisa. Pengendara yang menginginkan kontrol penuh atas tenaga motor dapat menonaktifkan TCS sesuai kebutuhan. Fleksibel, tanpa mengorbankan fungsinya sebagai fitur keamanan standar.

Apakah NMAX Turbo motor matic 155cc dengan fitur keamanan paling lengkap?

Yamaha NMAX Turbo adalah satu-satunya motor matic 155cc di Indonesia yang menghadirkan Dual Channel ABS, Traction Control System, dan Y-Shift secara bersamaan dalam satu paket standar. Menjadikannya motor dengan fitur keamanan paling lengkap di kelasnya.

 

Keamanan Bukan Fitur Tambahan. Ini Fondasinya

Yamaha NMAX Turbo tidak menjadikan keamanan sebagai pelengkap. Dual Channel ABS yang relevan untuk kondisi berboncengan, TCS yang aktif di momen paling tidak terduga, dan Y-Shift yang menempatkan kontrol di tangan pengendara. Ketiganya adalah bagian penting dari fitur kenyamana motor ini sejak awal dirancang.

Bagi pengendara yang menggunakan motornya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membawa orang-orang yang mereka sayangi, Keamanan bukan kompromi. Dan di kelas matic 155cc, NMAX Turbo menetapkan standar baru tentang apa yang seharusnya ada dalam sebuah motor premium.

 


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group