14 August 2022

Mengenal Forged Piston dari Keunggulan Hingga Proses Pembuatannya, Cek Disini 


Penggunaan dari forged piston Yamaha memang cukup menarik perhatian bagi banyak orang. Kehadiran dari teknologi satu ini diklaim lebih kuat sekaligus awet secara material dibandingkan dengan tipe piston konvensional. Adapun kehadirannya sendiri biasanya dibuat untuk kompetisi balap ataupun keperluan peningkatan performa. 
Untuk anda yang belum mengenal teknologi satu ini, maka kami sudah menyiapkan penjelasannya yang ada di bawah ini. Terlebih lagi teknologi mesin motor dengan sistem injeksi satu ini mempunyai beberapa keunggulan tersendiri yang perlu untuk diketahui. 

Baca juga : Masih Ragu Untuk Ganti Filter Oli Motor Secara Rutin? Baca Dulu Nih Dampak Negatifnya

Apa itu Forged Piston 

Walaupun kehadiran dari teknologi satu ini memang sudah tidak asing buat sebagian besar orang, tetapi tidak sedikit orang-orang yang belum memahami dengan baik apa itu forged piston tersebut. Oleh karena itulah bagi kamu yang ingin memahaminya lebih lanjut, maka kami telah menyiapkan penjelasan lengkapnya. 
Adapun forged piston adalah teknologi andalan dari sepeda motor Yamaha. Adapun keunggulannya yang kuat dan awet itulah mampu mendukung kualitas pada motor Yamaha kamu tersebut. Bahan baku dari forged piston itulah kuat dengan koefisien gesek yang rendah. 
Piston tersebut terbuat dari bahan aluminium dimana berada di dalam mesin pada sebuah motor. Adapun fungsi utamanya adalah meneruskan gaya dari hasil pembakaran ke sebuah komponen lainnya. Adapun komponen tersebut yakni connecting rod dan crankshaft atau ke komponen mesin lainnya dimana berputar atau poros engkol. 
Karena itulah nantinya mampu membuat mesin dapat bekerja yaitu dorongan dari ledakan hasil proses pembakaran itulah akan langsung dilanjutkan oleh piston ke bagian crankshaft. Piston itulah akan bekerja dengan cara naik turun. 

 

*Jupiter Z1 Salah satu moped Yamaha yang menggunakan Forged Piston

Keunggulan Forged Piston 

Ketika anda berada di dealer Yamaha, tentu sudah bisa menemukan dengan mudah motor Yamaha dimana memanfaatkan teknologi tersebut. Perlu diingat juga bahwa teknologi satu inipun mempunyai sejumlah keunggulan. Nah, berikut ini keunggulan forged piston yang perlu dipahami. 

  1. Kekuatannya 
    Keunggulan yang paling terlihat dari teknologi satu ini tentu terlihat pada kekuatan yang dihadirkan tersebut. Bahkan pengguna bisa mendapatkan celah piston yang tepat sekaligus konsisten. Di samping itu, kehadirannya juga sangat cocok digunakan untuk kompresi tinggi serta mempunyai koefisiensi gesek lebih baik. 
  2. Ringan 
    Karena strukturnya yang padat itulah, desain dari piston ternyata menjadi lebih tipis. Karena struktur yang tipis itulah ternyata mampu menghadirkan bobot cukup ringan. Pada akhirnya juga akan berpengaruh terhadap performa dari mesinnya tersebut. 
  3. Awet 
    Karena proses pembuatan dari piston tipe ini yang dipress atau ditempa dengan bobot hingga berton-ton maka membuat keberadaannya membuat daya tahan dan keawetan yang lebih bagus dibandingkan dengan piston yang dicairkan tersebut. 

Proses Pembuatan Forged Piston 

Adapun proses pembuatan piston juga mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Dimana awalnya piston biasa dibuat dari bahan alumunium padat dan dicairkan. Kemudian akan dicetak di dalam sebuah cetakan dan didinginkan. Lalu akan disempurnakan dengan cara dihaluskan serta ditambah zat kimia lainnya sehingga piston menjadi keras. 
Berbeda dengan forged piston dimana proses pembuatan forged piston sendiri adalah menggunakan cara ditempa. Dimana tidak dicairkan bahan bakunya melainkan benda padat di press dan dipadatkan kembali. Dalam proses tempa atau press itulah akan mendapatkan tekanan hingga 600 ton sehingga menghadirkan struktur yang lebih tipis, padat tetapi kuat. 
Dengan proses pembuatannya itulah maka akan membuat bahan tersebut mempunyai daya tahan lebih baik dan awet dibandingkan dengan jenis sebelumnya. 
Dengan adanya teknologi yang berkembang itulah, dimana cc motor tidak besar tetapi sekarang cc motor itulah sudah bisa lebih dari 100 cc dan 200 cc. Komponen yang terdapat di dalamnya itulah juga harus kuat serta suhu mesin juga harus lebih tinggi. 
Pada motor Yamaha sendiri ternyata memberikan jaminan garansi forged piston 50.000 km atau selama 5 tahun. Tentu saja itu dapat menjadi kabar terbaik bagi para pemilik motor Yamaha satu ini. 
Sebenarnya teknologi satu ini mengadopsi teknologi dari motor balap yakni MotoGP pabrikan Yamaha khususnya yang telah menggunakan teknologi tersebut. Adapun proses perawatannya sendiri dapat dilakukan dengan cara penggantian oli sesuai dengan pedoman. Nah, sampai disini pastinya sudah paham apa itu forged piston bukan?

Baca juga : Masih Ragu Untuk Ganti Filter Oli Motor Secara Rutin? Baca Dulu Nih Dampak Negatifnya
 




Berita Lainnya


...
08 April 2026
Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

Promo Fazzio Series, DP dan Agsuran Ringan

...
08 April 2026
Spesial Promo April MAXI Series

Spesial Promo April MAXI Series, DP Ringan

...
08 April 2026
Standar Baru Keamanan Berkendara: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Jadi Pilihan Matic 155cc Paling Aman

Sebelum membeli motor untuk perjalanan jauh, hampir semua orang menanyakan hal yang sama: seberapa aman motor ini kalau harus mengerem mendadak di jalan basah?

Pertanyaan itu wajar. Jalan di Indonesia tidak bisa ditebak. Aspal kota yang licin setelah hujan, turunan panjang di jalur pegunungan, atau lalu lintas yang tiba-tiba berhenti. Dalam kondisi seperti itu, tenaga mesin bukan yang paling menentukan. Yang paling penting adalah apakah motor Anda bisa menjaga Anda tetap aman.

Yamaha NMAX Turbo dirancang dengan pertanyaan itu sebagai titik berangkat.

 

Tiga Sistem yang Bekerja Bersama, Bukan Sendiri-Sendiri

Yang membedakan NMAX Turbo  dari motor matic 155 lain bukan sekadar daftar fitur keamanannya, melainkan bagaimana fitur-fitur itu bekerja bersama sebagai satu ekosistem yang terintegrasi. Dual Channel ABS, Traction Control System (TCS), dan Y-Shift tidak berdiri sendiri-sendiri. Ketiganya saling melengkapi untuk melindungi pengendara di berbagai situasi perjalanan.

 

Dual Channel ABS: Lebih Penting dari yang Disadari

Dual Channel ABS mencegah roda terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini mendeteksi potensi roda berhenti berputar, lalu secara otomatis mengatur tekanan rem agar motor tetap terkendali.

Tapi ada hal yang sering luput dari perhatian: mengapa Dual Channel jauh lebih relevan dibanding Single Channel untuk kondisi berkendara sehari-hari di Indonesia?

Saat berboncengan, distribusi beban motor berubah cukup signifikan. Beban tambahan di belakang membuat roda belakang lebih rentan kehilangan traksi ketika pengereman dilakukan mendadak. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, yang biasanya roda depan. Dalam situasi berboncengan, itu saja terasa kurang cukup.

Dual Channel ABS melindungi kedua roda sekaligus, menyesuaikan respons pengereman dengan distribusi beban yang sebenarnya terjadi saat itu. Bagi pengendara yang sering membonceng pasangan atau anggota keluarga, perbedaan ini punya konsekuensi yang nyata di jalan.

 

Traction Control System: Keamanan di Momen yang Paling Tidak Terduga

Kalau ABS bekerja saat pengereman, TCS bekerja saat akselerasi, tepatnya di momen ketika roda belakang berpotensi kehilangan cengkeraman ke permukaan jalan.

Momen seperti ini lebih sering terjadi dari yang disadari. Beberapa situasi paling umum di Indonesia:

  1. Start dari tanjakan setelah hujan. Permukaan basah, motor penuh penumpang, akselerasi dari nol. Kombinasi yang paling mudah membuat roda belakang selip. TCS mendeteksi kehilangan traksi dalam milidetik dan menyesuaikan tenaga yang disalurkan sebelum selip sempat terjadi.
  2. Melewati marka jalan atau rel kereta yang basah. Permukaan logam basah punya daya cengkeram yang jauh lebih rendah dari aspal. Pengendara sering tidak sempat menyadari perubahan permukaan ini. TCS memberikan lapisan perlindungan tepat di momen transisi seperti itu
  3. Akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Kombinasi permukaan tak rata dan akselerasi adalah kondisi yang paling sering memicu roda belakang kehilangan traksi. TCS memastikan tenaga yang tersalur tidak melampaui kemampuan ban untuk mencengkeram jalan.

Semua itu terjadi secara otomatis, tanpa pengendara perlu melakukan apa-apa.

 

Y-Shift: Kendali Ada di Tangan Pengendara

Y-Shift dikenal sebagai fitur yang menghadirkan tiga level akselerasi tambahan: Low, Medium, dan High. Tapi ada dimensi lain dari Y-Shift yang tidak kalah penting dari sisi keamanan: kemampuannya memberi pengendara kontrol aktif atas karakter motor di situasi yang membutuhkan perlambatan secara progresif.

Bayangkan menuruni tanjakan panjang di jalur pegunungan, dan Anda perlu menjaga kecepatan tetap stabil tanpa terus-menerus menekan rem. Mengandalkan rem terlalu lama di turunan panjang berisiko membuat sistem pengereman overheat. Dengan mengaktifkan Y-Shift, pengendara mendapat respons deselerasi alami dari mesin yang membantu memperlambat motor secara halus. Mengurangi ketergantungan pada rem dan menjaga temperaturnya tetap dalam batas aman.

Y-Shift bukan pengganti rem. Ini adalah instrumen tambahan yang menempatkan kendali lebih besar di tangan pengendara, karena pengendara yang aktif mengontrol motornya cenderung lebih siap menghadapi perubahan kondisi jalan yang datang tiba-tiba.

 

Aman, Tanpa Mengorbankan Kenyamanan

Sistem keamanan yang baik adalah yang bekerja tanpa mengganggu pengalaman berkendara normal. Pada NMAX Turbo, ABS dan TCS dirancang bekerja secara otomatis. Pengendara tidak akan merasakannya kecuali dalam situasi yang benar-benar membutuhkan intervensi.

Di kondisi jalan normal, motor terasa seperti motor matic premium pada umumnya: responsif, ringan, dan menyenangkan dikendarai. Perbedaannya baru terasa ketika kondisi berubah. Hujan turun tiba-tiba, Ketika ada material licin di tikungan, atau kendaraan di depan berhenti mendadak.

Di sinilah semua fitur keamanan NMAX Turbo menunjukkan fungsi yang sesungguhnya. Bukan saat kondisi ideal, tapi justru saat kondisi tidak ideal.

 

 

Yamaha NMAX Turbo tampak samping dengan highlight sistem Dual Channel ABS, TCS, dan Y-Shift sebagai fitur keamanan terintegrasi

 

Baca juga artikel lainnya: Mengapa Yamaha NMAX Turbo Layak Disebut Motor 155cc Paling Canggih di Indonesia?

 

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Dual Channel ABS lebih penting bagi pengendara yang sering berboncengan?

Saat berboncengan, distribusi tekanan ke kedua roda menjadi tidak merata. Single Channel ABS hanya melindungi satu roda, sedangkan Dual Channel menyesuaikan respons pengereman di kedua roda sesuai beban aktual. Memberikan stabilitas yang lebih baik saat pengereman mendadak dengan penumpang.

Kapan TCS paling terasa manfaatnya?

TCS paling relevan di situasi yang menggabungkan permukaan licin dengan akselerasi: start di tanjakan basah, melewati marka jalan atau rel kereta basah, dan akselerasi keluar tikungan di jalan tidak rata. Sistem ini bekerja otomatis tanpa intervensi pengendara.

Bagaimana Y-Shift membantu keamanan, bukan sekadar performa?

Y-Shift memberi pengendara kontrol aktif atas deselerasi motor. Di turunan panjang, ini membantu menjaga kecepatan secara progresif tanpa bergantung terlalu berat pada rem. Menjaga temperatur rem tetap aman dan memberi kendali lebih besar di kondisi yang berubah-ubah.

Apakah TCS bisa dinonaktifkan?

Bisa. Pengendara yang menginginkan kontrol penuh atas tenaga motor dapat menonaktifkan TCS sesuai kebutuhan. Fleksibel, tanpa mengorbankan fungsinya sebagai fitur keamanan standar.

Apakah NMAX Turbo motor matic 155cc dengan fitur keamanan paling lengkap?

Yamaha NMAX Turbo adalah satu-satunya motor matic 155cc di Indonesia yang menghadirkan Dual Channel ABS, Traction Control System, dan Y-Shift secara bersamaan dalam satu paket standar. Menjadikannya motor dengan fitur keamanan paling lengkap di kelasnya.

 

Keamanan Bukan Fitur Tambahan. Ini Fondasinya

Yamaha NMAX Turbo tidak menjadikan keamanan sebagai pelengkap. Dual Channel ABS yang relevan untuk kondisi berboncengan, TCS yang aktif di momen paling tidak terduga, dan Y-Shift yang menempatkan kontrol di tangan pengendara. Ketiganya adalah bagian penting dari fitur kenyamana motor ini sejak awal dirancang.

Bagi pengendara yang menggunakan motornya bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk membawa orang-orang yang mereka sayangi, Keamanan bukan kompromi. Dan di kelas matic 155cc, NMAX Turbo menetapkan standar baru tentang apa yang seharusnya ada dalam sebuah motor premium.

 


TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

TANYA DEYA

SIMULASI
KREDIT

DEALER &
BOOKING
SERVICE

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

Tukar Tambah
Program Terbaru

Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688

Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Deta Group

Yamaha Deta - Mazda Deta - Wuling Deta

copyright © 2022 Yamaha Deta Group
copyright © 2022 Yamaha Deta Group