Yamaha Deta - Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli, dapat beradaptasi dengan baik saat balapan di lintasan basah Grand Prix Indonesia, Minggu, 20 Maret 2022.
Quartararo bahkan mampu mengamankan tempat kedua yang berharga. Sedangkan Morbidelli lihai melakukan pergerakan di start dan lap pembuka, dia bangkit dari posisi ke-14 di grid ke posisi 7 di garis finish. Fans Indonesia yang antusias menunggu dengan sabar balapan MotoGP yang ditunda 1 jam 15 menit akibat hujan deras. Lap dipersingkat menjadi 20 putaran, namun tetap menyajikan pertunjukan yang spektakuler.
Balapan dimulai dengan tegang. Para pembalap makin tertantang karena belum pernah balapan di trek dengan kondisi basah sepenuhnya di trek Mandalika. Quartararo melakukan start sempurna dari pole. Memimpin race, dia pun menguji kondisi lintasan serta harus menjaga keseimbangan kecepatan dan berhati-hati. Di akhir lap pembuka, Quartararo disalip oleh Miguel Oliveira dan Jack Miller.
Pembalap Prancis itu awalnya berjuang untuk beradaptasi dengan kondisi basah yang berbahaya dan kehilangan beberapa posisi, sampai akhirnya ada di urutan ke-5. Namun di setiap balapan dia mendapatkan kepercayaan diri untuk memperbaiki posisi. Setelah menyalip Alex Rins di lap 13 untuk menduduki tempat ke-4, ini seperti mengisyaratkan podium di depan matanya.
Dengan tersisa 6 lap, dia memulai pertarungan dengan rekan senegaranya, Johann Zarco, untuk merebut podium. Lalu berupaya bersaing dengan pemimpin balapan Oliveira, namun akhirnya selesai di peringkat kedua, terpaut 2,205 detik dari yang pertama.
Setelah GP Qatar, Morbidelli membuat resolusi untuk lebih agresif dan membuat pilihan lebih cerdas sejak start. Dia sepenuhnya berhasil di GP Indonesia. Dia berupaya sejak awal untuk sepenuhnya menebus penalti turun tiga posisi start yang didapatnya di hari Sabtu sehingga harus mulai balapan dari P14 (naik satu posisi karena Marc Marqeuz dinyatakan tidak fit untuk balapan). Hanya beberapa tikungan di race 20 lap ini, dia sudah di tempat ke-7. Pergerakan brilian di awal adalah kunci hasil balapannya.
Pembalap Italia itu sempat kehilangan posisi dari Jorge Martin yang kemudian terjatuh. Racer Yamaha itu lalu melaju dengan mantap pada paruh kedua balapan dan selanjutnya tidak berada dalam posisi terancam. Dia bisa sepenuhnya fokus pada balapannya sendiri dalam kondisi basah dan bersama YZR-M1 membawa pulang posisi ke-7, berjarak 21,115 detik dari pemenang balapan.
Hasil race Mandalika menempatkan Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli masing-masing di peringkat ke-3 dan ke-7, mengumpulkan 27 dan 14 poin di klasemen sementara.
Setelah putaran kedua ini, Yamaha dan tim Monster Energy Yamaha MotoGP berada di posisi ke-3 mengumpulkan 27 poin di klasemen konstruktor dan posisi ke-2 dengan 41 poin di bagian tim.
Tim Monster Energy Yamaha MotoGP akan kembali beraksi di Autódromo Termas de Río Hondo mulai 1-3 April di Grand Prix Argentina.
Balapan yang dilakukan Fabio (Quartararo) luar biasa ! Pada titik tertentu, dia seperti riding di trek kering. Saya bahkan tidak bisa membayangkan hal ini di awal balapan. Biasanya kami sedikit kesulitan dalam kondisi ini tetapi di sini motornya kompetitif, dan Fabio lebih percaya diri pada lap pertama, bahkan dia bisa melakukannya dengan lebih baik.
Meraih tempat kedua adalah hasil fantastis dan rasanya lebih manis setelah GP Qatar. Start fantastis buat Franky (Franco Morbidelli) dan ini merupakan kunci balapannya. Dia membuat tujuh posisi di sektor pertama lap pertama dan kemudian mempertahankan posisi sebaik mungkin.
Saya harus mengatakan hasil balapan ini tidak terduga, namun kami sangat bahagia. Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada fans Indonesia yang begitu mendukung dan antusias. Kami harapkan mereka menganggap layak menantikan balapan pertama di sirkuit Mandalika ini !
Saya tidak menduga hal ini ! Sejak dari lap warm up rasanya ada yang lebih dari biasanya, karena kami tahu selalu kesulitan dalam kondisi basah. Saat sepenuhnya basah dan ada grip, saya tahu potensi saya. Tapi saya melakukan lebih baik dari yang saya harapkan ! Saya melihat peluang dan melakukannya.
Ini adalah poin yang sangat penting. Saya rasa ini adalah podium pertama saya di lintasan basah, jadi saya sangat bahagia. Terimakasih kepada fans yang sudah menunggu lama karena penundaan GP. Saya sangat senang kami dapat mengatasi kondisi basah. Saya sangat menikmatinya, jadi terimakasih kepada semuanya.
Ini adalah balapan yang gila ! Visibilitasnya nol. Anda hanya bisa melihat titik-titik merah di awan putih. Jadi sangat gila, tetapi terkadang hanya bisa dirasakan, dan saya merasakannya. Setelah Sabtu yang buruk, kami dapat bangkit kembali di Minggu. Kami melakukan start yang bagus dan khususnya lap pertama balapan yang bagus.
Setelah itu saya sedikit kesulitan. Kami tidak punya banyak pengalaman dengan kru baru dan motor baru, jadi harus mengejar dan beradaptasi secepat mungkin. Kami akan mencoba melakukannya di Argentina.
akarta, 8 Agustus 2026 – Kreativitas anak muda Indonesia memang selalu sukses mencuri perhatian lewat karya-karya indahnya yang memukau, salah satunya adalah dengan ragam modifikasi yang dihadirkan lewat acara Classy Modifest yang resmi berakhir di kota Istimewa, Yogyakarta pada akhir bulan Juni. Dari total ribuan peserta Classy Modifest yang telah diselenggarakan di 5 kota besar Indonesia, terdapat 5 skutik Grand Filano Hybrid juga yang berhasil memikat para juri dan sukses menyabet predikat Best of The Best Modification yang tentu saja merupakan karya-karya terbaik mulai dari segi konsep desain hingga tambahan part modifikasi yang sangat selaras.
Desain dan dimensi Grand Filano Hybrid yang sangat mudah untuk dimodifikasi oleh pengendaranya yang didominasi anak muda ini tentu saja melahirkan beragam tema dan konsep modifikasi yang sukses menyandang gelar tersebut, mulai dari bergaya Urban Rally, Rock and Roll, Racing, Royal Heritage, hingga bertema Kartun Animasi Cilik. Juara Best of The Best ini bukan secara cuma-Cuma atau tanpa alasan diberikan kepada modifikasi tersebut, tetapi modifikasinya dinilai sangat detail, orisinal, dan memiliki eksekusi teknis yang tinggi oleh Juri dan pastinya sebagai bentuk apresiasi Yamaha Indonesia terhadap para pemilik Grand Filano Hybrid modifikasi tersebut.
“Ajang Classy Modifest tahun ini kembali membuktikan bahwa skutik Classy Yamaha selalu dipilih anak muda untuk menjadi sarana berkreasi sesuai dengan gaya dan kesenangannya masing-masing, dan di tahun 2026 aktivitas ini membuktikan bahwa para pengendara Grand Filano Hybrid jupga unya antusiasme sangat tinggi terhadap dunia modifikasi, terlihat lewat ragam modifikasi outstanding dan eye catchy yang dipamerkan di setiap kotanya dan sebagai bentuk apresiasi, Yamaha juga memberikan gelar Best of The Best Modification kepada salah satu Grand Filano Hybrid modifikasi dari masing-masing kota dengan tema modifikasi yang berbeda-beda dan menarik untuk dijadikan inspirasi modifikasi,” ujar Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA, & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM)
Karya milik seorang laki-laki asal Makassar bernama Irmansyah Nurdin ini mengemas konsep rally tapi tetap terlihat simpel dan rapih karena terlihat dari kombinasi block warna merah dan putih yang kontras serta dipadu dengan stripping oranye tipis-tipis di bagian body samping dan tampak depan serta penambahan angka “5” dengan font ala balapan mempertegas konsepnya. Karakternya juga diperkuat berkat velg wheeldop dan knalpot custom berbahan stainless yang membuat area belakang tampak lebih proper.
Garapan Christian Bobby Chandra (@tian_b.c) ini mengusung nuansa rock atau bergaya metal yang kental lewat dominasi warna hitam pada bodi dan identitas aliran musik tersebut terlihat lewat grafis white flame atau dekal api putih di area bodi samping bawah. Sedangkan di bagian depan, terpasang cover lampu berdesain checkerboard hitam-putih dan diselaraskan dengan aksen warna chrome pada velg, suspensi depan, hingga knalpot berwarna putih dan metal yang membuat vibes rocknya semakin terasa.
Berbeda dari jawara dari kota-kota lain, kreator muda asal Pulau Dewata bernama I Kadek Gunawa ini berhasil menyulap livery skutik Grand Filano Hybrid menjadi bertema animasi kartun anak kecil yaitu Donald Duck dengan kombinasi warna cerah biru dan kuning. Akan tetapi, uniknya modifikasi motor ini dikombinasikan dengan ala sporty karena terdapat part modifikasi bergaya balap seperti velg palang berwarna emas, knalpot racing, aksen serat karbon pada area dek kaki hingga cover CVT.
Mengikuti tren modifikasi skutik, pria dari Team Blastoise atau modifikator asal Jawa Tengah bernama Enggarino Diambona ini memodifikasi Grand Filano dengan menggabungkan estetika Japanese Art dengan racing look. Bodi dari skutik dengan julukan Filantoise ini tampil memukau lewat balutan grafis bermotif ombak, bunga sakura, hingga ilustrasi Daruma dan kucing keberuntungan, yaitu Maneki-neko. Konsep tersebutkan dipadukan dengan velg multi-spoke berwarna emas, suspensi belakang, serta sistem pengereman yang sudah diupgrade sehingga aura racingnya semakin kuat.
Pemenang gelar dari Kota Kembang ini memancarkan kemewahan ala Royal Emperor lewat kombinasi yang elegan antara bodi hitam glowing dengan aksen kuning keemasan yang kontras dan tampilannya semakin mewah. Dengan sentuhan pinstriping rumit serta pemilihan font tipografi bergaya klasik yang anggun di beberapa titik bodi memberikan kesan megah dan elegan serta identitas modifikasi ala Mooneyes juga terlihat lewat slogan “Go! With Moon!!” di dek kaki.
Yamaha Grand Filano Hybrid dikenal sebagai skuter matik yang Fashionable dan Functional serta menjadi motor paling irit di kelasnya yaitu mencapai 60,1 km/liter.** Hal itu dikarenakan Yamaha Grand Filano Hybrid hadir dengan desain klasik yang timeless dan elegan, tapi tetap modern karena memiliki beragam fitur canggih seperti sudah menggunakan teknologi Blue Core Hybrid 125 cc yang irit dan powerful, TFT Sub Display pada speedometer. Skutik yang punya beragam warna menarik ini tidak hanya stylish tapi juga praktis karena memiliki fitur Smart Front Refuel sehingga pengisian bahan bakar lebih praktis dan punya kapasitas bagasi terbesar di kelasnya yaitu 27 Liter serta fitur Electric Power Socket dengan USB Type A guna mendukung para pengendaranya bisa tetap online terkoneksi selama berkendara. Grand Filano Hybrid tersedia dalam 2 varian, varian Hybrid Neo yang memiliki 4 pilihan warna kalcer yaitu Prime Gray, Greenish Gray, Pink Mauve, dan Essential White dipasarkan dengan harga Rp 28.665.000* dan varian Hybrid Lux hadir dengan 2 pilihan warna stylish yaitu Royal Iron dan Magma Black yang harganya dibandrol Rp 29.145.000*.
*Harga rekomendasi OTR Jakarta
**Hasil pengujian oleh World Motorcycle Test Cycle (WMTC)
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240
Yamaha Deta - Dealer Motor Terbaik di Indonesia
Call Center : 0813-2345-4688
Jl. Boulevard Artha Gading A7B 8-10, Klp. Gading Bar., Kec. Klp. Gading, Kota Jkt Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240